Hari Kesadaran Diseksi Aorta, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini
- 19 Sep 2026 21:18 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Kesadaran Diseksi Aorta diperingati setiap 19 September sebagai momentum global untuk meningkatkan pemahaman mengenai penyakit aorta yang jarang dikenal masyarakat. Peringatan ini menjadi bagian dari gerakan yang mendorong edukasi, advokasi pasien, penelitian, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan terkait diseksi aorta.
Dilansir dari laman The Aortic Dissection Charitable Trust, diseksi aorta merupakan kondisi darurat ketika terjadi robekan pada lapisan dinding aorta, pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan medis segera karena dapat berkembang dengan cepat dan mengancam keselamatan pasien.
Diseksi aorta disebut sebagai salah satu kondisi darurat aorta yang paling sering terjadi. Di Inggris dan Irlandia, sekitar 70 orang setiap pekan mengalami kondisi tersebut, sementara lebih dari 2.000 pasien dilaporkan meninggal dunia setiap tahun akibat diseksi aorta.
Peringatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dan tenaga kesehatan dalam mengenali kondisi tersebut sehingga risiko keterlambatan diagnosis dapat ditekan. Peningkatan pengetahuan dinilai penting karena edukasi, penelitian, dan perubahan kebijakan dapat membantu memperbaiki diagnosis serta perawatan jangka panjang bagi pasien.
Hari Kesadaran Diseksi Aorta menjadi kesempatan untuk memberikan dukungan kepada pasien yang bertahan hidup serta keluarga yang terdampak penyakit tersebut. Momen ini juga menjadi ruang untuk mengenang mereka yang meninggal dunia sekaligus menyebarkan informasi yang dapat membantu masyarakat memahami risiko penyakit aorta.
Masyarakat dapat berpartisipasi dengan membagikan informasi mengenai diseksi aorta melalui media sosial, mengikuti kegiatan edukasi, atau mendukung kegiatan penggalangan dana untuk penelitian dan sumber daya pendidikan. Peringatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas yang mempertemukan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, peneliti, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap penyakit aorta.
Selain meningkatkan kesadaran, menjaga kesehatan aorta dapat dilakukan melalui aktivitas fisik secara teratur dan pola makan seimbang untuk membantu menjaga tekanan darah, berat badan, serta kadar kolesterol. Menghindari kebiasaan merokok juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan aorta dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....