Berikut Jenis Makanan Antiinflamasi Alami yang Efektif Jaga Kesehatan Tubuh

  • 18 Sep 2026 13:53 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Peradangan merupakan respons alami tubuh ketika menghadapi infeksi, cedera, atau gangguan lainnya. Namun, peradangan kronis yang berlangsung dalam waktu lama dapat berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit.

Dilansir dari laman Healthline, pola makan dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga peradangan tetap terkendali. Healthline menyebut sejumlah makanan seperti buah, sayuran, ikan berlemak, rempah, dan minyak zaitun sebagai pilihan yang mengandung senyawa antiinflamasi.

Kelompok buah beri, seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry, mengandung antioksidan bernama antosianin. Senyawa tersebut memiliki sifat antiinflamasi dan dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan penurunan penanda peradangan tertentu.

Ikan berlemak seperti salmon, sarden, makarel, haring, dan teri juga menjadi pilihan karena kaya asam lemak omega-3 EPA dan DHA. Tubuh dapat mengolah asam lemak tersebut menjadi senyawa yang memiliki efek antiinflamasi, sementara penelitian menunjukkan konsumsi ikan berlemak dapat membantu menurunkan penanda peradangan tertentu.

Selain itu, brokoli mengandung sulforafan, sedangkan alpukat menyediakan serat, lemak tak jenuh tunggal, serta sejumlah senyawa antioksidan. Teh hijau juga mengandung epigallocatechin-3-gallate atau EGCG yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Pilihan lainnya mencakup paprika, cabai, jamur, anggur, kunyit, minyak zaitun extra virgin, tomat, ceri, serta cokelat hitam dan kakao. Kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif dalam makanan tersebut berpotensi membantu mengurangi peradangan, meskipun manfaatnya dapat berbeda dan beberapa masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Untuk mendukung pola makan yang lebih sehat, konsumsi makanan utuh dan beragam dapat lebih diutamakan dibandingkan makanan yang sangat diproses. Healthline juga menyarankan membatasi daging olahan, karbohidrat olahan, makanan yang digoreng, serta minuman berpemanis karena pola konsumsi tersebut dapat berkaitan dengan peningkatan penanda peradangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....