Puasa Intermiten Dinilai Efektif Menurunkan Berat Badan

  • 08 Sep 2026 20:56 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Puasa intermiten atau intermittent fasting semakin banyak digunakan sebagai salah satu pendekatan untuk menurunkan berat badan. Pola makan ini mengatur waktu seseorang mengonsumsi makanan, bukan hanya berfokus pada pembatasan jumlah kalori setiap hari.

Dilansir dari laman Everyday Health, sebuah penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat memberikan hasil penurunan berat badan yang lebih baik dibandingkan pembatasan kalori harian pada kondisi tertentu. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengaturan waktu makan berpotensi menjadi alternatif bagi orang yang kesulitan mempertahankan pola diet dengan penghitungan kalori setiap hari.

Dalam penerapannya, puasa intermiten biasanya melibatkan periode tertentu untuk makan dan periode lainnya untuk berpuasa. Salah satu pola yang populer adalah membatasi waktu makan dalam beberapa jam setiap hari, sementara tubuh mendapatkan waktu lebih panjang tanpa asupan makanan.

Keunggulan pendekatan ini salah satunya terletak pada kesederhanaannya karena seseorang tidak selalu harus mencatat setiap kalori yang dikonsumsi. Namun, jenis makanan yang dipilih selama periode makan tetap penting karena kualitas nutrisi berpengaruh terhadap kesehatan dan keberhasilan pengelolaan berat badan.

Penurunan berat badan pada puasa intermiten dapat terjadi karena waktu makan yang lebih terbatas berpotensi membuat jumlah kalori yang dikonsumsi menjadi lebih rendah. Selain itu, perubahan pola makan tersebut dapat membantu sebagian orang mengurangi kebiasaan makan berlebihan atau ngemil di luar waktu makan.

Meski demikian, puasa intermiten tidak cocok untuk semua orang dan hasilnya dapat berbeda pada setiap individu. Orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sedang hamil atau menyusui, maupun memiliki riwayat gangguan makan sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menerapkan pola tersebut.

Pada akhirnya, keberhasilan menurunkan berat badan tidak hanya bergantung pada metode diet yang digunakan, tetapi juga pada konsistensi dan keberlanjutannya. Pola makan yang seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur cukup, serta pemilihan strategi yang sesuai dengan kondisi tubuh tetap menjadi bagian penting dalam pengelolaan berat badan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....