5 Kebiasaan Kecil Efektif Mengurangi Stres, Bisa Dipraktikkan

  • 31 Agt 2026 14:39 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Stres yang tidak dikelola dapat berdampak pada kesehatan, antara lain memicu sakit kepala, gangguan pencernaan, ketegangan otot, dan masalah tidur. Karena itu, teknik untuk mengurangi stres sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika tekanan sudah memuncak, tetapi juga dilatih secara rutin agar tubuh lebih siap menghadapinya.

Dilansir dari laman Everyday Health, salah satu kebiasaan yang dapat dilakukan adalah mengarahkan perhatian pada hal-hal netral ketika menghadapi situasi yang membuat tertekan. Dengan memusatkan perhatian pada lingkungan sekitar, persiapan yang perlu dilakukan, atau langkah setelah menghadapi situasi tersebut, seseorang dapat membantu mengurangi respons emosional negatif.

Kebiasaan sederhana lainnya adalah bersenandung selama beberapa menit dalam aktivitas sehari-hari. Bersenandung dapat merangsang saraf vagus yang berperan dalam sistem saraf parasimpatik, sehingga membantu tubuh beralih menuju kondisi yang lebih rileks dan berpotensi menurunkan respons fisiologis terhadap stres.

Mendengarkan lagu favorit juga dapat menjadi cara praktis untuk membantu mengendalikan stres. Penelitian yang dirujuk Everyday Health menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan kortisol dan tekanan darah, sementara musik yang dipilih sendiri dapat memberikan manfaat yang lebih terasa bagi sebagian orang.

Latihan pernapasan juga dapat dimasukkan ke dalam rutinitas harian, salah satunya teknik cyclic sighing selama sekitar lima menit. Dalam penelitian terhadap 108 peserta, latihan tersebut selama satu bulan dikaitkan dengan peningkatan rasa gembira, energi, dan ketenangan, serta penurunan frekuensi pernapasan.

Teknik lain yang mudah dilakukan adalah grounding 5-4-3-2-1 dengan mengidentifikasi lima hal yang dapat dilihat, empat hal yang dapat dirasakan, tiga hal yang dapat didengar, dua hal yang dapat dicium, dan satu hal yang dapat dikecap. Latihan ini membantu mengalihkan perhatian dari pikiran yang memicu kecemasan menuju pengalaman indrawi saat ini, sehingga tubuh dapat lebih mudah beralih ke keadaan tenang.

Pada akhirnya, mengelola stres tidak selalu membutuhkan perubahan besar atau waktu yang panjang. Membiasakan diri melakukan aktivitas sederhana seperti bersenandung, mendengarkan musik, mengatur pernapasan, memusatkan perhatian, dan melakukan grounding secara konsisten dapat menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan menghadapi stres sebelum tekanan muncul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....