Kasus DBD Kalteng 948, Meningkat Saat Kemarau

  • 24 Agt 2026 20:44 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bedasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, hingga kini jumlah penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 948 orang. Angka ini disebut mengalami kenaikan terutama pada periode musim kemarau.

Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Yaesar Wawan, kepada RRI, membeberkan tiga wilayah tertinggi kasus DBD yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Lamandau.

"Ada 948 kasus dari Januari hingga saat ini. Paling tinggi Kota Palangka Raya dengan total kasus 202. Kemudian tertinggi kedua Kabupaten Kotawaringin Timur ada 181 kasus dan ketiga Kabupaten Lamandau dengan 131 kasus," katanya, Senin 24 Agustus 2026.

Yaesar mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M Plus, terutama dengan memastikan tidak ada tempat yang dapat menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk.

Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan fasilitas kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD.

"Kita sarankan ke kabupaten kota agar menyiagakan surat edaran terkait kewaspadaan penyakit demam berdarah. Kemudian mengaktifkan jumantik atau juru pemantau jentik, yang tugasnya memantau jentik yang ada di lingkungannya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....