Kabut Asap Palangka Raya Semakin Tebal, Warga Diminta Jaga Kesehatan

  • 20 Agt 2026 05:35 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir cukup mengkhawatirkan. Untuk mencegah penyakit yang menyerang saluran pernapasan, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan serta terus menggunakan masker saat berkegiatan.

Dokter Umum di Palangka Raya, Ida Yosopa, mengatakan kabut asap memiliki kandungan partikel sangat kecil yang dapat dengan mudah masuk melalui hidung dan mulut hingga mencapai bagian dalam paru-paru. Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan dan menggunakan masker yang efektif untuk menghalau masuknya partikel berbahaya dari kabut asap ke dalam tubuh.

"Pertama kita harus cuci tangan dulu sebelum melakukan, sebelum pegang hidung atau pegang mulut, pokoknya area-area yang memang vital. Kemudian selain kita cuci tangan menggunakan air bersih dan juga sabun, kita bisa menggunakan masker. Masker di sini kan bisa kita gunakan masker N95 atau KN95 seperti itu,” katanya, saat mengisi program Podcast Huma Itah di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 4 Agustus 2026.

dr. Ida juga menekankan pentingnya memperhatikan gizi dan juga nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Selain Itirahat yang cukup minimal 6 sampai 8 jam.

Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengimbau masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di kawasan hutan dan lahan. Menurutnya, masyarakat perlu berhenti melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar serta menghindari kelalaian yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

"Betul, ya memang kalau kita sadari kebakaran lahan itu tidak mungkin muncul sendiri ya. Pasti ada pelakunya, ada kelalaian manusia seperti itu," katanya.

Masyarakat juga diminta tidak menggunakan masker kain ketika kondisi asap semakin tebal karena dinilai kurang efektif menyaring partikel PM2,5. Selain menggunakan masker N95 atau KN95, masyarakat perlu menjaga asupan gizi, mencukupi waktu istirahat, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Upaya menjaga kesehatan perlu dilakukan bersamaan dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar dampak kabut asap tidak semakin meluas. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran menjadi bagian penting dalam mengurangi ancaman kabut asap di Palangka Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....