Berikut 5 Cara Mengurangi Pembengkakan Kaki Secara Alami

  • 19 Agt 2026 12:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pembengkakan kaki atau edema terjadi ketika cairan menumpuk di jaringan tubuh, terutama di area kaki dan pergelangan kaki. Kondisi ini dapat dipicu oleh terlalu lama duduk atau berdiri, konsumsi garam berlebihan, hingga kekurangan nutrisi tertentu, sehingga penyebabnya perlu diperhatikan.

Dilansir dari laman Everyday Health, cara pertama yang dapat dilakukan adalah mengurangi konsumsi garam karena natrium berlebih dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Sebagai gantinya, pilih makanan segar dan bergizi serta perbanyak sumber kalium seperti pisang, alpukat, sayuran hijau, dan ubi untuk membantu menjaga keseimbangan cairan.

Kedua, pastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang cukup melalui pola makan seimbang. Kekurangan vitamin B1 yang berat, misalnya, dapat berkaitan dengan pembengkakan kaki melalui kondisi wet beriberi, sedangkan kekurangan beberapa nutrisi lain juga dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.

Ketiga, lakukan aktivitas fisik secara rutin dan hindari duduk atau berdiri dalam posisi yang sama terlalu lama. Gerakan kaki dan berjalan ringan dapat membantu sirkulasi sehingga cairan tidak mudah menumpuk di bagian bawah tubuh.

Keempat, angkat kaki ketika beristirahat agar posisinya lebih tinggi dari jantung. Cara sederhana ini memanfaatkan gravitasi untuk membantu mengalirkan kembali cairan yang menumpuk di kaki dan dapat dilakukan selama beberapa waktu saat tubuh beristirahat.

Kelima, cukupi kebutuhan cairan tubuh dan jangan sembarangan mengonsumsi suplemen untuk mengatasi pembengkakan. Suplemen vitamin atau mineral sebaiknya digunakan berdasarkan kebutuhan yang telah diketahui, karena pembengkakan dapat berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan dan bukan selalu disebabkan oleh kekurangan vitamin.

Jika pembengkakan berlangsung terus-menerus, muncul secara tiba-tiba, hanya terjadi pada satu kaki, atau disertai nyeri dan sesak napas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya karena edema juga dapat berkaitan dengan gangguan jantung, ginjal, hati, pembuluh darah, maupun kondisi medis lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....