Menu Makan Siang Perlu Bervariasi untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

  • 14 Agt 2026 15:55 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Memilih menu makan siang yang bervariasi menjadi salah satu langkah sederhana untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Tidak hanya mengandalkan nasi dan satu jenis lauk, masyarakat dianjurkan mengombinasikan makanan pokok, lauk berprotein, sayuran, serta buah. Variasi makanan membuat asupan zat gizi yang diperoleh tubuh menjadi lebih beragam.

Dalam keseharian, menu makan siang dapat dibuat bergantian agar tidak membosankan. Misalnya, nasi dengan ikan dan sayur pada satu hari, kemudian ayam dengan tumisan sayur dan buah pada hari berikutnya.

Sumber karbohidrat juga dapat divariasikan menggunakan jagung, singkong, kentang, atau bahan pangan pokok lainnya sesuai ketersediaan dan kebiasaan masyarakat.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tidak ada satu jenis makanan yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi tubuh. Karena itu, masyarakat perlu mengonsumsi aneka ragam makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat.

Kemenkes juga memperkenalkan konsep Isi Piringku, dengan setengah piring berisi sayur dan buah, sementara setengah lainnya berisi makanan pokok dan lauk-pauk.

Sejalan dengan hal tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan bahwa keberagaman merupakan salah satu prinsip utama pola makan sehat.

WHO merekomendasikan konsumsi berbagai jenis makanan, termasuk sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta sumber protein, dengan membatasi makanan yang tinggi gula bebas, garam, dan lemak tidak sehat.

Selain memperhatikan jenis makanan, porsi dan cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Masyarakat dapat memilih makanan yang direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis dengan penggunaan minyak secukupnya.

Sayuran dan buah juga sebaiknya hadir dalam menu harian karena merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan berbagai senyawa yang mendukung kesehatan tubuh.

Dengan membiasakan menu makan siang yang bervariasi dan bergizi seimbang, kebutuhan nutrisi tubuh dapat lebih mudah terpenuhi.

Kebiasaan sederhana ini diharapkan menjadi bagian dari pola hidup sehat, sehingga masyarakat tetap memiliki energi untuk beraktivitas sekaligus menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....