Peringatan Kanker Kepala dan Leher Sedunia, Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini

  • 28 Jul 2026 13:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia diperingati setiap tanggal 27 Juli sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker yang menyerang area kepala dan leher. Peringatan ini juga bertujuan mendorong deteksi dini, pencegahan, serta penanganan yang lebih cepat agar peluang kesembuhan pasien semakin besar.

Dilansir dari laman Mrmed, kanker kepala dan leher merupakan kelompok kanker yang dapat menyerang rongga mulut, tenggorokan, laring, hidung, sinus, hingga kelenjar ludah. Penyakit ini termasuk salah satu jenis kanker yang cukup sering ditemukan di dunia dan kerap terdiagnosis pada stadium lanjut karena gejalanya sering diabaikan.

Faktor risiko utama kanker kepala dan leher adalah penggunaan tembakau serta konsumsi alkohol, terutama jika keduanya dilakukan secara bersamaan. Selain itu, infeksi Human Papillomavirus (HPV), paparan bahan kimia tertentu, kebersihan mulut yang buruk, paparan sinar ultraviolet, dan daya tahan tubuh yang lemah juga dapat meningkatkan risiko penyakit ini.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi sariawan yang tidak kunjung sembuh, suara serak berkepanjangan, nyeri tenggorokan, kesulitan menelan, hingga muncul benjolan di leher. Apabila keluhan tersebut berlangsung selama beberapa minggu, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan untuk memperoleh diagnosis yang tepat.

Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menghentikan kebiasaan merokok, membatasi atau menghindari konsumsi alkohol, menjalani vaksinasi HPV sesuai anjuran, serta menjaga kebersihan gigi dan mulut. Pola makan bergizi seimbang, penggunaan alat pelindung saat bekerja di lingkungan berisiko, dan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin juga berperan dalam menurunkan risiko kanker ini.

Deteksi dini menjadi kunci penting karena kanker kepala dan leher yang ditemukan pada tahap awal umumnya memiliki peluang pengobatan yang lebih baik. Kampanye Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia mendorong masyarakat agar mengenali gejala sejak awal dan tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mencurigakan.

Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya gaya hidup sehat serta mengenali faktor risiko dan gejala kanker kepala dan leher. Kesadaran yang tinggi, disertai tindakan pencegahan dan deteksi dini, dapat membantu mengurangi angka kesakitan maupun kematian akibat penyakit tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....