Hari Terapi Fisik Sedunia, Soroti Kesehatan Jantung dan Pencegahan Stroke
- 08 Sep 2026 21:49 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Terapi Fisik Sedunia diperingati setiap 8 September sebagai momentum untuk mengenali kontribusi fisioterapis bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Peringatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat persatuan komunitas fisioterapi sekaligus meningkatkan peran fisioterapi dan aktivitas fisik dalam mencegah, menangani, serta membantu proses rehabilitasi kedua kondisi tersebut.
Dilansir dari laman World Physio, penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia dan setiap tahun menyebabkan lebih dari 20,5 juta kematian. Fisioterapis dapat berperan dalam mengidentifikasi orang yang berisiko, menyusun program latihan yang aman dan sesuai kebutuhan, serta mendorong masyarakat untuk lebih aktif secara fisik.
Dalam penanganan penyakit kardiovaskular, fisioterapi juga membantu pasien meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi kemungkinan terjadinya kejadian kardiovaskular lanjutan. Pendekatan tersebut dapat dilakukan dengan mendukung deteksi dini, mengenali tanda peringatan, serta membantu pasien menerapkan aktivitas fisik secara teratur dan aman.
Stroke juga menjadi perhatian penting dalam kampanye Hari Terapi Fisik Sedunia 2026 karena aktivitas fisik dapat membantu menurunkan risikonya. World Physiotherapy menyebutkan bahwa olahraga selama 30 menit, lima kali dalam seminggu, dapat mengurangi risiko stroke sebesar 25 persen.
Setelah stroke terjadi, fisioterapi memiliki peran penting dalam proses pemulihan dengan membantu pasien kembali melakukan aktivitas sehari-hari, meningkatkan kualitas hidup, dan mempertahankan kemandirian. Fisioterapi berbasis latihan juga dapat membantu memperbaiki fungsi fisik, mobilitas, keseimbangan, dan kualitas hidup sejak perawatan di rumah sakit hingga rehabilitasi jangka panjang di masyarakat.
Untuk mendukung kampanye 2026, World Physiotherapy telah menyediakan berbagai materi edukasi, seperti lembar informasi, poster, spanduk, grafis media sosial, panduan kegiatan, serta perangkat advokasi.
Peringatan Hari Terapi Fisik Sedunia diharapkan semakin meningkatkan kesadaran bahwa aktivitas fisik dan fisioterapi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung, mencegah stroke, serta mendukung pemulihan pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....