Waspadai Makanan Kemasan Tinggi Garam

  • 27 Jul 2026 09:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Makanan kemasan menjadi pilihan praktis bagi banyak masyarakat karena mudah disimpan dan disajikan. Namun, di balik kepraktisannya, sejumlah produk kemasan mengandung kadar garam atau natrium yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, asupan natrium yang berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal.

Beberapa jenis makanan kemasan yang umumnya memiliki kandungan garam tinggi antara lain mi instan, sosis, nugget, kornet, daging olahan, makanan kaleng, serta makanan beku siap saji. Selain itu, camilan seperti keripik kentang, keripik singkong, popcorn instan, biskuit gurih, dan kacang panggang berbumbu juga sering mengandung natrium dalam jumlah besar meskipun rasanya tidak selalu terlalu asin.

Bumbu instan dan penyedap makanan juga menjadi sumber natrium yang kerap luput dari perhatian. Kecap asin, saus, kaldu bubuk, bumbu siap pakai, hingga sup instan biasanya mengandung garam dalam jumlah tinggi untuk memperkuat cita rasa sekaligus memperpanjang masa simpan produk. Oleh karena itu, masyarakat disarankan memperhatikan informasi nilai gizi pada label kemasan sebelum membeli atau mengonsumsinya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi garam tidak lebih dari 5 gram atau sekitar satu sendok teh per hari bagi orang dewasa. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI juga mengimbau masyarakat menerapkan pola makan seimbang dengan membatasi konsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak sebagai upaya mencegah penyakit tidak menular.

Untuk menjaga kesehatan, masyarakat dapat memilih makanan segar, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta membiasakan memasak sendiri agar penggunaan garam lebih terkontrol.

Membaca label kandungan natrium pada kemasan dan membandingkan beberapa produk sebelum membeli juga menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi asupan garam harian dan menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....