Orang Tua Diminta Selektif Memilih Terapis Anak Berkebutuhan
- 29 Mar 2026 17:17 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pelibatan terapis sering kali dilakukan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk membantu proses tumbuh kembang anak. Kehadiran terapis diharapkan mampu memberikan stimulasi yang tepat sesuai kebutuhan anak.
Anggota Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, Widiya Kumala, mengatakan masih ditemukan oknum terapis yang melakukan kekerasan pada anak di Palangka Raya. Karena itu, orang tua perlu lebih selektif dalam memilih terapis yang aman dan sesuai bagi anak.
"Memang kemarin juga ada terapis yang melakukan kekerasan di Kota Palangka Raya. Itu sebenarnya tidak bisa kita teruskan untuk menjadi terapis ya, karena anak walaupun dia mengalami berkebutuhan khusus tetap mempunyai hak yang sama karena semua itu sudah diatur dalam undang-undang perlindungan anak gitu," katanya, saat mengisi program Zona Edukasi di Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis, 26 Maret 2026.
Lebih lanjut, Terapis dari Anak Terang Surabaya, Shari Kusuma, mengatakan ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan orang tua saat memilih terapis. Hal tersebut meliputi kesesuaian latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, hingga kemampuan menyusun program terapi sesuai kebutuhan anak.
"Jadi mungkin yang membedakan jelas studi studi yang ditempuh itu yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak. Kemudian yang kedua itu masa kerja minimal 5 sampai 7 tahun. Selanjutnya mungkin terapis beberapa kali mengikuti pelatihan atau seminar yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak, dan dapat memberi program atau membuat program sesuai dengan kemampuan anak," katanya.
Selain itu, kepercayaan antara orang tua dan terapis juga menjadi hal penting dalam proses terapi anak. Terapis yang baik tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang merugikan anak.
Dengan pemilihan terapis yang tepat, proses terapi diharapkan berjalan aman dan efektif bagi tumbuh kembang anak. Orang tua pun diimbau untuk terus memantau dan memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi selama menjalani terapi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....