Mewaspadai Penularan Virus Nipah
- 18 Feb 2026 15:13 WIB
- Palangkaraya
RRI..CO.ID, Palangka Raya - Virus Nipah menjadi perhatian dunia kesehatan karena termasuk penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Virus ini pertama kali teridentifikasi di Malaysia pada akhir 1990-an dan dikaitkan dengan penularan dari kelelawar buah ke hewan ternak, lalu ke manusia. Hingga kini, beberapa negara di Asia masih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebarannya.
Di Palangka Raya, informasi mengenai virus Nipah mulai ramai diperbincangkan warga melalui berbagai sumber. Salah seorang warga, Bidayanto mengaku mengetahui tentang virus tersebut dari pemberitaan dan media sosial. Ia merasa penting untuk memahami gejala dan cara pencegahannya agar tidak mudah panik.
Menurutnya, edukasi yang jelas dari tenaga kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat. Ia menyebut banyak warga yang masih bingung membedakan virus Nipah dengan penyakit menular lainnya.
“Kalau dapat informasi yang benar, kita jadi tahu harus bagaimana bersikap,” ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.
Secara umum, gejala infeksi virus Nipah dapat berupa demam, sakit kepala, batuk, sesak napas, hingga dalam kasus berat menyebabkan peradangan otak atau ensefalitis.
| Baca juga: Langkah Sederhana Mencegah Penularan Virus |
Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, seperti kelelawar atau babi, maupun konsumsi makanan yang terkontaminasi.
Bidayanto mengatakan ia kini lebih berhati-hati, terutama dalam mengonsumsi buah yang dijual terbuka. Ia memastikan buah dicuci bersih sebelum dimakan dan menghindari buah yang terlihat rusak atau bekas gigitan hewan. Langkah sederhana ini menurutnya menjadi bentuk kewaspadaan dini.
Warga berharap pemerintah dan instansi kesehatan terus memberikan sosialisasi yang akurat dan menenangkan.
Dengan informasi yang tepat serta penerapan pola hidup bersih dan sehat, masyarakat dapat tetap waspada tanpa harus merasa takut berlebihan terhadap ancaman virus Nipah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....