Dinkes Palangka Raya Luruskan Informasi Peningkatan Kasus DBD
- 06 Feb 2026 23:27 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait meningkatnya laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Riduan menegaskan, angka yang beredar bukan seluruhnya merupakan pasien yang telah terkonfirmasi positif DBD.
“Angka yang muncul itu adalah jumlah pasien yang dirawat, bukan semuanya pasien yang sudah terkonfirmasi positif DBD,” ujar Riduan, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kasus serupa terjadi di wilayah Mendawai, di mana sejumlah warga sempat menjalani perawatan medis. “Di Mendawai ada sembilan orang yang dirawat, tetapi setelah pemeriksaan laboratorium, hanya satu orang yang dinyatakan positif DBD,” katanya.
Meski demikian, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya tetap melakukan langkah antisipatif bersama puskesmas setempat. Salah satunya melalui edukasi pencegahan kepada masyarakat dengan penerapan 3M, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur.
“Kami tetap bergerak memberikan edukasi pencegahan kepada masyarakat melalui penerapan 3M,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala awal penyakit yang menyerupai DBD. “Jika mengalami demam, pegal-pegal, atau sakit kepala, kami imbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” ucap Riduan.
Riduan menambahkan, laporan pasien dirawat juga terjadi di Kelurahan Kalampangan. “Di Kalampangan tercatat delapan orang dirawat, namun statusnya masih harus dipastikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya berharap, upaya pencegahan yang dilakukan secara cepat dan kolaboratif dapat menekan kasus DBD sepanjang tahun 2026. “Update terbaru ada 16 orang yang dirawat, tetapi gejalanya bisa mirip dengan penyakit lain seperti ISPA, sehingga hasil laboratorium tetap menjadi penentu,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....