Kasus ISPA di Kalteng Mengalami Peningkatan
- 24 Jan 2026 21:27 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Fasilitas kesehatan di seluruh Provinsi Kalimantan Tengah menghadapi peningkatan jumlah pasien yang menjalani perawatan. Kelompok anak-anak dan lanjut usia menjadi yang paling banyak terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan lonjakan kasus penyakit pernapasan terjadi pada awal Januari 2026. Data mencatat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mencapai 2.850 kasus pada minggu pertama Januari 2026.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan minggu terakhir Desember 2025 yang tercatat sebanyak 2.025 kasus, atau naik sekitar 40 persen dalam waktu singkat.
Selain ISPA, kasus pneumonia juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya 83 kasus pada periode yang sama tahun lalu, meningkat menjadi 91 kasus di awal Januari 2026.
Suyuti menjelaskan, anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling rentan karena memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah. Perubahan cuaca yang tidak menentu turut menjadi faktor pendorong meningkatnya kasus penyakit pernapasan.
“Cuaca yang tidak stabil membuat sistem kekebalan tubuh lebih rentan terhadap serangan virus dan bakteri penyebab penyakit pernapasan,” ujarnya, Sabtu, 24 Januari 2026.
Sejumlah rumah sakit dan puskesmas di kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah melaporkan peningkatan beban pelayanan. Beberapa fasilitas kesehatan mengaktifkan ruang perawatan tambahan serta menyesuaikan jadwal tenaga medis untuk mengantisipasi lonjakan pasien.
Dinas Kesehatan juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat bantu pernapasan tetap terjaga agar pelayanan tidak terganggu.
Suyuti menegaskan, upaya pencegahan menjadi langkah penting dalam menekan penyebaran penyakit. Masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kesehatan anggota keluarga, khususnya anak-anak dan lansia, dengan menerapkan protokol kesehatan dasar seperti mencuci tangan secara rutin dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....