DPRD Palangka Raya minta Pemko Percepat Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD

  • 05 Okt 2026 20:40 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya meminta Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat realisasi pendapatan dan belanja dalam pelaksanaan APBD 2026. Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-7 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027, yang diisi dengan penyampaian pemandangan umum fraksi- fraksi DPRD Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, usai Rapat Paripuran ke-7 di Ruang Rapat DPRD Kota menilai penanganan berbagai persoalan di daerah, termasuk dampak kekeringan yang telah berlangsung hampir tiga bulan, terus dilakukan secara maksimal. Menurut Fairid, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat telah berupaya melakukan mitigasi dan penanganan sesuai kondisi yang terjadi di lapangan.

"Saat ini kondisi kekeringan yang cukup luar biasa menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Palangka Raya. Terlebih, sebagian besar wilayah kota merupakan kawasan hutan, sementara kawasan perkotaan hanya mencakup sebagian kecil wilayah. Karena itu, upaya penanganan dan mitigasi tetap dilakukan secara berkelanjutan sesuai perkembangan kondisi,” ucapnya, Senin, 5 Oktober 2026.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyampaikan bahwa delapan fraksi telah memberikan pandangan umum terkait pendapatan, belanja, serta sejumlah hal lain dalam APBD. Selanjutnya, pemerintah kota akan memberikan jawaban atas pertanyaan, saran, dan masukan fraksi dalam tahapan pembahasan berikutnya sebelum dilakukan pendalaman melalui Badan Anggaran.

DPRD juga menyoroti masih rendahnya realisasi pendapatan maupun belanja dan mendorong pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat pelaksanaannya. ”Setahu saya dan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, realisasi APBD Kota Palangka Raya dapat mencapai sekitar 95 persen atau bahkan mendekati 100 persen hingga akhir tahun,” katanya.

Dijelaskan Subandi untuk APBD 2027, DPRD Kota Palangka Raya akan mendalami kembali target pendapatan yang direncanakan meningkat dari sekitar Rp1,2 triliun menjadi Rp1,4 triliun. Sementara target Pendapatan Asli Daerah atau PAD meningkat dari sekitar Rp339 miliar menjadi Rp 569 miliar.

DPRD Kota Palangka Raya akan memastikan target tersebut realistis berdasarkan potensi sumber pendapatan yang tersedia, sekaligus mendorong agar target pendapatan dan belanja dapat tercapai secara maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....