Titik Api di Palangka Raya Berkurang, Kabut Asap Masih Pekat

  • 04 Okt 2026 23:05 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kondisi kabut asap di Kota Palangka Raya hingga kini masih cukup pekat, meski titik api hasil patroli bersama Polri dan relawan mulai berkurang. Asap masih muncul dari sisa kebakaran lahan dan gambut yang belum sepenuhnya padam.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Palangka Raya menyampaikan, saat ini kondisi cuaca arah dan kecepatan angin, turut memengaruhi sebaran asap. Selain kebakaran di wilayah Palangka Raya, kebakaran di daerah sekitar juga dapat berdampak terhadap kualitas udara di kota.

Tim Karhutla melalui posko yang didirikan di BPBD terus melakukan upaya pemadaman, pembasahan, dan pendinginan di sejumlah titik. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin, mulai dari apel relawan pada pagi hari hingga pemadaman dan pendinginan pada sore dan malam hari, untuk menekan asap dari sisa kebakaran.

Sementara itu, terkait dukungan anggaran untuk relawan dan penanganan karhutla, Pemerintah Kota Palangka Raya menyebut pencairan Belanja Tidak Terduga (BTT) telah dilakukan BPBD. "Untuk tambahan anggaran dalam perubahan APBD diproyeksikan sekitar Rp4,8 miliar yang akan dibagi untuk BTT dan anggaran langsung BPBD, dengan proses penambahan anggaran masih berjalan,” ucapnya, Minggu, 4 Oktober 2026.

Sementara itu Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika Priti, mengatakan untuk sebagian besar wilayah Kota Palangka Raya saat ini, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan secara lokal dan sporadis. "Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir atau angin kencang,” katanya.

Selain cuaca, masyarakat diimbau mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara akibat polusi dari karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apa pun, mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....