Perkuat Bisnis Kolektif, Distan Kobar Gelar Rembuk Peternak Rakyat

  • 04 Okt 2026 04:55 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Rembuk Sentra Peternakan Rakyat (SPR) se-Kabupaten Kobar di Swiss-Belhotel Pangkalan Bun, Kamis, 1 Oktober 2026. Forum ini difokuskan untuk memperkuat kelembagaan dan mendongkrak produktivitas peternakan lokal.

Kegiatan mengusung tema "Kelembagaan Kuat, Kelompok Berdaya dan Peternakan Kobar Produktif". Agenda konsolidasi ini diikuti perwakilan enam SPR, koordinator penyuluh, akademisi UNTAMA, serta perwakilan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Distan Kobar, Reza Pahlevi, menegaskan bahwa kemajuan peternakan tidak boleh hanya bertumpu pada penambahan populasi ternak. Penguatan tata kelola manajemen usaha dan jaringan pemasaran kolektif dinilai jauh lebih mendesak.

"Kelembagaan yang kuat akan melahirkan kelompok yang berdaya. Kelompok yang berdaya akan mampu mengembangkan usaha secara lebih terarah, sehingga mampu mendorong peternakan Kobar menjadi lebih produktif," ujar Reza.

Inisiator SPR nasional, Prof. Muladno dari ITB, menekankan pentingnya mentalitas bisnis kolektif bagi peternak rakyat. Pola kerja sama berjamaah terbukti ampuh meningkatkan daya saing pasar dan mendorong integrasi kawasan usaha ternak.

Sementara itu, Ketua SPR Pangkalan Lada, Muhamad Tolkah, menyambut positif ruang dialog ini. Pihaknya optimistis forum koordinasi ini sanggup memantik kembali semangat kelompok peternak yang sempat pasif dalam dua tahun terakhir.

Melalui Rembuk SPR ini, Pemkab Kobar menargetkan terbentuknya kemandirian ekonomi para peternak daerah. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan peternak diharapkan mampu menjadikan Kobar sebagai lumbung sapi potong utama di Kalteng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....