Pemko Palangka Raya Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Karhutla dan KHBS

  • 05 Okt 2026 20:03 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalteng, termasuk bantuan paket kebutuhan pokok serta Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.

Bantuan terdampak karhutla sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Palangka Raya. Sebanyak 500 paket bantuan telah disalurkan, sementara untuk wilayah Kelurahan Panarung, masih terdapat 143 paket yang juga turut disampaikan kepada masyarakat.

Selain bantuan karhutla, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, juga menyalurkan KHBS tahap kedua. Secara keseluruhan, jumlah penerima KHBS dari tahap pertama hingga tahap kedua mencapai 1.531 penerima.

Lurah Panarung, Evi kahayati, mengatakan dalam proses penyaluran, Pemerintah Kota masih menghadapi kendala adanya warga yang belum mengetahui informasi mengenai jadwal dan mekanisme pengambilan bantuan. Padahal, informasi telah disampaikan melalui papan pengumuman, ketua RT dan RW, serta berbagai grup komunikasi masyarakat.

"Sampai saat ini Kelurahan Panarung masih terus melakukan proses pengambilan KHBS dan sejauh ini tidak ditemukan kendala berarti. Selain itu ada kemungkinan penambahan bantuan bagi masyarakat seiring dengan jumlah penduduk di Panarung, sesuai arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Evi mengingatkan masyarakat yang mengalami kendala atau belum memperoleh informasi bantuan diminta berkoordinasi dengan RT dan RW setempat. Selain itu, warga dapat memanfaatkan kanal pengaduan yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bagi masyarakat yang ingin terdata sebagai calon penerima bantuan, pemerintah juga membuka proses pendataan melalui relawan dengan terlebih dahulu masuk dalam data perlindungan sosial.

Sementara itu salah seorang penerima bantuan sembako dan KHBS Rahman, mengaku bantuan pemerintah sangat membantu, terutama di tengah kondisi karhutla yang berlangsung cukup lama. "Bantuan ini dapat mengurangi beban pengeluaran hidup saya sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Rahman, mahasiswa lain di sekitar tempat tinggalnya juga menyambut baik bantuan tersebut. Namun, ia berharap kondisi karhutla segera berakhir sehingga masyarakat tidak lagi harus menghadapi dampak bencana.

Rahman mengatakan bantuan pemerintah tetap dibutuhkan masyarakat apabila bencana kembali terjadi, tetapi yang paling penting diharapkan masyarakat adalah tidak adanya bencana dan kondisi kehidupan dapat kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....