Damkar Kobar Bekali Warga Sumber Agung Keterampilan Penanganan Awal Kebakaran
- 01 Okt 2026 06:46 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membekali masyarakat Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada, dengan pengetahuan dan keterampilan dasar pencegahan serta penanganan awal kebakaran, Selasa, 29 September 2026. Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Tahun 2026 tersebut dipusatkan di Aula Kantor Desa Sumber Agung.
Sosialisasi diikuti perwakilan RT se-Desa Sumber Agung dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Peserta memperoleh materi mengenai faktor penyebab kebakaran, langkah pencegahan, tindakan awal saat terjadi kebakaran, serta pentingnya kecepatan dalam melaporkan kejadian kepada petugas.
Selain materi, petugas Damkar Kobar memberikan praktik penggunaan peralatan pemadam kebakaran. Peserta diberi kesempatan mempraktikkan cara melakukan pemadaman api secara aman dan tepat sesuai kondisi di lapangan.
Kepala Bidang Pencegahan Damkar Kobar Kananto mengatakan, kemampuan masyarakat melakukan tindakan awal diperlukan untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mengajak peserta untuk mengikuti praktik. Harapannya, masyarakat memiliki keberanian, pengetahuan, dan keterampilan dasar untuk melakukan tindakan awal yang tepat ketika menghadapi kebakaran, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Kananto.
Menurutnya, Ketua RT dan MPA memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada warga di lingkungan masing-masing.
Kepala Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono menegaskan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan pengetahuan yang baik, kewaspadaan yang tinggi, serta kemampuan melakukan tindakan awal, risiko kebakaran dapat ditekan dan dampaknya dapat diminimalkan,” ungkap Dwi Agus.
Ia menyebut sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, perangkat RT, Relawan Kebakaran, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih aman dari ancaman kebakaran.
Dalam praktik penanganan kebakaran, peserta juga diarahkan untuk memperhatikan kondisi sekitar sebelum mengambil tindakan. Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan penanganan yang membahayakan diri sendiri dan segera menghubungi petugas Damkar apabila api tidak dapat dikendalikan.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung bersama petugas Damkar Kobar.
Melalui kegiatan tersebut, Damkar Kobar mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih waspada, tanggap, dan siap menghadapi potensi kebakaran sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di tingkat desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....