Pemko Palangka Raya Perkuat Program Pemenuhan Gizi

  • 30 Sep 2026 22:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat kapasitas aparatur dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan dan Gizi di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya yang digelar di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya.

Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketahanan pangan dan pemenuhan gizi yang optimal bukan lagi sekadar persoalan sektoral, melainkan pilar penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta penentu masa depan bangsa. Menurutnya, ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau merupakan kunci mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Pengelolaan ketahanan pangan dan gizi tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana pangan dikelola dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan aparatur pemerintah yang memiliki pengetahuan, kompetensi, serta pemahaman yang memadai,” ujar Arbert, Kamis, 24 September 2026.

Ia menekankan bahwa Bimbingan Teknis ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas ASN dalam memahami konsep, kebijakan, hingga penerapan program ketahanan pangan dan gizi secara nyata di lapangan.

Lebih lanjut, Arbert menggarisbawahi pentingnya koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah maupun lintas sektor. Menurutnya, program pangan dan gizi tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan persepsi dan sinergi agar terpadu, efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pengembangan kapasitas ASN dengan substansi teknis ketahanan pangan merupakan langkah penting untuk menciptakan terobosan program yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Arbert berharap para peserta tidak sekadar mengikuti bimtek sebagai rutinitas pembelajaran, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program di instansi masing-masing.

“Dengan meningkatnya kompetensi aparatur, saya berharap pelaksanaan program ketahanan pangan dan gizi di Kota Palangka Raya menjadi lebih terarah, terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (MC Palangka Raya)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....