Cegah Pohon Tumbang, DLH Kobar Tebang Vegetasi Mati Dampak Kemarau
- 30 Sep 2026 09:03 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalukan penanganan intensif terhadap pepohonan di sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik Kota Pangkalan Bun. Langkah ini diambil usai banyak vegetasi mengering hingga mati akibat terdampak musim kemarau panjang.
Penanganan tersebut meliputi pemotongan dahan hingga penebangan pohon mati secara selektif. Langkah perapian ini menyasar area publik untuk menjamin keamanan pengendara, menjaga kerapian, serta mempertahankan estetika keindahan kota.
Tim teknis DLH Kobar telah memulai aksi pemangkasan sejak Senin, 28 September 2026 di kawasan Jalan Iskandar. Kegiatan pemeliharaan RTH ini akan dilanjutkan secara bertahap menyisir seluruh ruas jalan protokol di Pangkalan Bun.
Sebelum eksekusi penebangan, petugas melakukan inspeksi fisik secara mendalam pada tiap batang pohon. Pohon yang dinilai masih memiliki potensi untuk tumbuh tetap dipertahankan, sedangkan tanaman yang rusak permanen langsung dieksekusi.
Kepala DLH Kobar, Syahyani, menjelaskan bahwa pemangkasan pohon kering sangat mendesak dilakukan demi keselamatan warga. Selain itu, batang kayu kering tanpa daun dapat merusak pemandangan estetika tata kota.
"Pemotongan dan penebangan ini kami lakukan karena ada tanaman dan pohon yang sudah mati akibat kemarau. Sebelum ditangani, petugas memastikan kondisinya, kalau masih berpotensi hidup tetap kita pertahankan, tetapi kalau sudah mati terpaksa ditebang," kata Syahyani.
Sebagai langkah lanjutan, DLH Kobar telah menyiapkan skema peremajaan dengan menyediakan tanaman pengganti di lokasi-lokasi strategis. Penanaman ulang vegetasi baru akan segera direalisasikan begitu curah hujan kembali normal guna mengembalikan keasrian Kota Pangkalan Bun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....