Sebanyak Tiga Ribu Mahasiswa Terdampak Karhutla Terima Bantuan

  • 20 Sep 2026 22:13 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Sebanyak tiga ribu mahasiswa di Kalimantan Tengah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menerima bantuan pangan dan bantuan tunai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan diserahkan langsung Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.

Setiap mahasiswa menerima paket sembako berupa lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir. Selain itu, bantuan juga berupa multivitamin, masker KN95, serta uang tunai Rp100 ribu untuk masing-masing mahasiswa.

Agustiar mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap mahasiswa yang turut merasakan dampak karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun kondisi ekonomi. Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan, layanan kesehatan, air bersih, masker, dan vitamin bagi masyarakat yang terdampak.

Gubernur mengajak mahasiswa ikut berperan dalam menghadapi karhutla, tidak hanya melalui kegiatan di lapangan, tetapi juga dengan memberikan edukasi dan menyebarkan informasi yang benar melalui media sosial. Mahasiswa juga diminta membangun kepedulian terhadap lingkungan dengan memantau kondisi sekitar dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengatakan penanganan karhutla dilakukan melalui kolaborasi berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, relawan mahasiswa, ASN, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga masyarakat pengelola hutan desa. Ia meminta mahasiswa tetap fokus menyelesaikan pendidikan sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya penanganan karhutla.

Sekretaris Daerah Kalteng, Linae Victoria Aden, mengatakan penerima bantuan berasal dari berbagai perguruan tinggi, termasuk mahasiswa yang memiliki KTP di luar Kalimantan Tengah namun sedang menempuh pendidikan di Kalteng. Ia mengingatkan mahasiswa memanfaatkan masker dan multivitamin yang diberikan untuk menjaga kesehatan di tengah paparan asap karhutla.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan pangan kepada mahasiswa terdampak karhutla di lokasi yang sama pada 16 September 2026. Linae menambahkan, mahasiswa yang tidak terlibat langsung dalam penanganan karhutla tetap dapat berkontribusi melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan karhutla. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....