Kadishub Kalteng: Angkutan Laut dan Udara Tetap Pertimbangkan Kondisi Cuaca

  • 18 Sep 2026 19:50 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Angkutan laut dan udara tetap dapat beroperasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang berlaku. Setiap moda transportasi memiliki ketentuan dan batas aman operasional yang harus dipenuhi sebelum perjalanan dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, saat mengikuti rombongan Forkompinda dan gubernur memberikan bantuan sosial KHBS dan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak karhutla mengatakan untuk transportasi udara, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam menentukan kelayakan penerbangan. Operasional pesawat mengacu pada prosedur keselamatan dan informasi cuaca yang dikeluarkan oleh pihak berwenang untuk memastikan penerbangan tetap berlangsung dalam kondisi yang aman.

"Untuk keputusan operasional angkutan laut menyesuaikan kondisi cuaca dan perairan. Dengan penerapan SOP serta pemantauan kondisi secara berkala, aktivitas transportasi dapat disesuaikan apabila kondisi cuaca tidak memenuhi batas keselamatan,” ucapnya, Kamis, 17 September 2026.

Sementara itu Prakirawan BMKG Palangka Raya, Lian Adriani, menyampaikan untuk kondisi cuaca seperti sekarang masyarakat perlu mewaspadai adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan dilarang melakukan aktifitas membakar serta perlu mewaspadai penurunan kualitas udara sehingga berdampak peningkatan polusi udara.

Dampak Karhutla sangat mengganggu aktivitas manusia sehari-hari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. "Asap dari kebakaran dapat mengganggu pernapasan dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, kebakaran hutan juga dapat mengganggu produktivitas dan penghasilan bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil hutan,” ujarnya.

Untuk mengatasi dampak tersebut, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker, menutup pintu dan jendela, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....