Jaga Harga Pangan, Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah di Kobar

  • 29 Agt 2026 23:08 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah Pemprov Kalteng dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan sekaligus memperkuat pengendalian inflasi di daerah.

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau dalam kegiatan tersebut. Beras premium kemasan lima kilogram dijual Rp59 ribu, beras SPHP lima kilogram Rp58 ribu, bawang merah Rp30 ribu per kilogram, bawang putih Rp35 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan satu liter Rp10 ribu, gula konsumsi Rp15 ribu per kilogram, dan telur ayam ras Rp40 ribu per rak.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengatakan GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang terjangkau. Menurutnya, Pemprov Kalteng bersama Forkopimda berkomitmen memberikan dukungan agar kebutuhan pangan masyarakat dapat diperoleh dengan harga yang lebih ringan.

“Untuk pangan murah ini kita hadirkan bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Dengan kondisi saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forkopimda berkomitmen memberikan dukungan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ringan,” katanya.

Beragam komoditas disiapkan dalam GPM, di antaranya beras premium sebanyak 20 ton dan beras SPHP lima ton. Selain itu tersedia minyak goreng 1.500 liter, gula konsumsi 1.500 kilogram, bawang merah 500 kilogram, bawang putih 500 kilogram, serta telur ayam sebanyak 600 rak.

Untuk memenuhi kebutuhan protein, masyarakat juga dapat membeli daging ayam beku dan berbagai jenis ikan seperti tenggiri, kakap merah, senangin, bawal, dan nila. Agustiar menegaskan, pengendalian pangan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Forkopimda, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, kolaborasi akan terus diperkuat untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan harga tetap terkendali. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam pelaksanaan GPM.

“Yang penting adalah kebersamaan kita. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait akan terus berupaya menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat,” ujarnya.

Pembukaan GPM turut dihadiri Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng dan jajaran Pemkab Kotawaringin Barat. Selain kebutuhan pokok, kegiatan tersebut juga menyediakan sayur-mayur, buah-buahan, gas LPG bersubsidi, dan berbagai produk UMKM.

Melalui GPM, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya menjaga pasokan pangan, mempertahankan keterjangkauan harga, serta mendukung pengendalian inflasi dan daya beli masyarakat. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....