Dinkes Palangka Raya Imbau Warga Waspadai Dampak Kabut saat Aktivitas di Luar

  • 25 Agt 2026 23:32 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi saat ini. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, meminta warga yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, pilek, maupun demam. Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyediakan 11 Puskesmas yang tersebar di wilayah kota serta 43 Puskesmas pembantu yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Kami memberikan pelayanan pemeriksaan, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan juga menyediakan ruang oksigen di 11 Puskesmas. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi dan dukungan pelayanan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla,” ucapnya, Selasa, 25 Agustus 2026.

Untuk itu masyarakat di Kota Palangka Raya diimbau tidak menganggap paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai hal yang biasa, meski fenomena tersebut terjadi setiap tahun. Aktivitas di luar rumah di tengah kondisi asap dinilai dapat berdampak terhadap kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Sementara itu Direktur Solidaritas Perempuan Mamut Menteng, Irene Natalia Lambung, mengatakan sebagian masyarakat tetap harus beraktivitas di luar rumah karena tuntutan pekerjaan yang tidak dapat dilakukan dari rumah. Karena itu, masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker standar sebagai perlindungan diri dari paparan asap.

Selain menggunakan masker, masyarakat diminta memantau kondisi cuaca dan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.” Jika kondisi dinilai berbahaya, masyarakat sebaiknya mengurangi atau menghindari aktivitas di luar, menjaga daya tahan tubuh dengan asupan vitamin, serta segera mendapatkan pengobatan apabila mengalami gejala," ujarnya.

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan juga dapat mendatangi rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lainnya yang tersedia. Selain fasilitas pemerintah, Koalisi Rakyat juga menyiapkan tiga rumah aman atau sephos di Palangka Raya, yakni di MBH Palangka Raya, Sekretariat Solidaritas Perempuan Mamut Menteng, dan Sekretariat JPIC sebagai tempat perlindungan bagi masyarakat terdampak asap karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....