Gubernur Kalteng Pastikan Karhutla Masih Terkendali
- 25 Agt 2026 22:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur TNI dan Polri menggelar Konferensi Pers Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di ruang pertemuan resmi Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan kondisi karhutla di lapangan masih dapat dikendalikan melalui sinergi pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.
Menurutnya, hal tersebut juga terlihat saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung kondisi karhutla di Kalimantan Tengah dan memberikan apresiasi terhadap penanganan yang dilakukan. Agustiar juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
"Saya meminta pemberitaan mengenai karhutla disampaikan secara berimbang, berdasarkan fakta, serta melalui proses koordinasi dan konfirmasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya, Senin, 24 Agustus 2026.
Berdasarkan data akumulasi sejak Januari 2026, tercatat 22.203 hotspot dan 1.739 fire spot, dengan luas lahan terbakar mencapai 7.634 hektare. Sebaran terbesar berada di Kabupaten Kotawaringin Timur seluas 1.686 hektare, Kotawaringin Barat 508,5 hektare, Kota Palangka Raya 484,2 hektare, dan Barito Timur 14,7 hektare.
Meski fenomena El Nino 2026 tergolong sangat kuat, kondisi aktivitas masyarakat, pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian masih berjalan normal. Karena itu, status penanganan karhutla saat ini masih Siaga Darurat dan belum ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat, yang penetapannya dilakukan secara berjenjang dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat.
Sementara itu,Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, mengatakan penguatan personel terus dilakukan untuk mempercepat penanganan karhutla, khususnya di Kota Palangka Raya. "Sekitar 29 kelompok barisan sukarelawan pemadam api dengan total kurang lebih 120 personel telah disebar ke sejumlah titik rawan, bersama unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat peduli api,” ujarnya.
Sementara itu, Aslog Kasdam XXII/Tambun Bungai, Aji Suwijo, mengatakan dukungan sarana dan prasarana terus diperkuat, termasuk 149 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 100 unit kendaraan tangki air yang telah didistribusikan ke daerah rawan. "Pemerintah Pusat juga memberikan tambahan bantuan berupa 500 unit pompa air, alat berat, masker, alat pelindung diri, drone, chainsaw, gas mask, serta flexible water tank berkapasitas 1.000 dan 2.000 liter untuk mempercepat penanganan karhutla,” ucapnya. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....