Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla di Jekan Raya

  • 29 Sep 2026 20:59 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, turun langsung menemui warga Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, sekaligus menyerahkan bantuan pangan.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng tersebut diisi dengan penyerahan 700 paket Bantuan Pangan (Banpang). Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter, serta dilengkapi masker dan multivitamin untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 1.400 warga Kelurahan Bukit Tunggal. Gubernur Agustiar Sabran mengatakan, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus mendengar berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Menurut Agustiar, pemerintah harus memastikan setiap program bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang memiliki hak untuk menerima. Ia meminta jajaran kelurahan, termasuk RT dan RW, aktif menyampaikan data warga yang membutuhkan bantuan namun belum tersentuh program pemerintah.

“Selama masyarakat itu memang berhak menerima, pemerintah wajib hadir. Jangan melihat latar belakang partai, suku maupun agama,” ujarnya.

Agustiar juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kanal pengaduan pemerintah untuk menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi. Pemerintah, lanjutnya, memberikan perhatian melalui berbagai program, mulai dari bantuan pangan dan tunai hingga dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Di sisi lain, masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga lingkungan serta mencegah munculnya titik api, terutama karena sebagian wilayah Kalteng memiliki lahan gambut yang mudah terbakar. "Pentingnya menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan saling membantu sebagai bagian dari nilai Huma Betang. Kalau kita bergotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ucapnya, Selasa, 29 September 2026.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengapresiasi kehadiran masyarakat Kelurahan Bukit Tunggal dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Gubernur secara langsung merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk melihat kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.

Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah kondisi kabut asap dan dampak karhutla di sejumlah wilayah Kalteng, sehingga pemerintah terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan bantuan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....