Camat dan Lurah Harus Aktif Menangani Karhutla
- 25 Agt 2026 11:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di Kalimantan Tengah, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta camat dan lurah untuk lebih aktif melakukan pengawasan, pembinaan, serta sosialisasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru di wilayah Kota Palangka Raya.
Menurut Fairid, upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan instansi teknis ketika kebakaran sudah terjadi. Seluruh unsur pemerintah daerah perlu mengambil peran sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk memperkuat langkah pencegahan.
Pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan, lanjutnya, memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Aparatur wilayah diharapkan dapat lebih intensif memberikan edukasi sekaligus melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Saya minta kecamatan dan kelurahan untuk lebih aktif, melihat dan melakukan pengawasan, pembinaan, menyosialisasikan tentang karhutla dan hal lain,” ujar Fairid, Senin, 24 Agustus 2026.
Dia menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah daerah, bukan hanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun petugas pemadam kebakaran. Karena itu, langkah pencegahan harus terus diperkuat melalui pengawasan dan sosialisasi hingga ke tingkat masyarakat.
Fairid menilai aparatur kecamatan dan kelurahan dapat berperan dalam mendeteksi secara dini potensi terjadinya kebakaran lahan. Selain itu, mereka juga diharapkan terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko menimbulkan titik api, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih rawan karhutla.
“Jadi sekali lagi, di sini saya lihat kalau cuma bertugas saja, yang menangani kebakaran pasti BPBD saja, tapi saya minta bantuan sedikit dengan damkar. Bukan berarti semuanya disuruh menangani kebakaran, ini harus dipilah,” katanya. Fairid menekankan pentingnya pembagian peran dan kerja sama seluruh perangkat daerah agar upaya pencegahan serta penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....