Pemko Palangka Raya Mencari Solusi Masalah Panjangnya Antrean BBM
- 16 Agt 2026 23:41 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Pihak Pemko mengungkap sejumlah persoalan yang diduga menjadi pemicu antrean, mulai dari pasokan BBM yang belum sesuai pengajuan hingga gangguan sistem barcode saat terjadi pemadaman listrik.
Persoalan antrean BBM tersebut menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan pihak SPBU yang digelar di Kantor DPKUKMP Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan rapat tersebut dilaksanakan untuk mencari solusi atas antrean BBM yang dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, pertemuan bukan untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan menemukan langkah penyelesaian.
"Hasil rapat menghasilkan sejumlah kesimpulan yang selanjutnya akan diteruskan kepada pihak Pertamina. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan antrean dan memastikan distribusi BBM berjalan lebih lancar," ujarnya, Sabtu 15 Agustus 2026.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah distribusi BBM ke sejumlah SPBU yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Beberapa SPBU disebut menerima pasokan lebih sedikit dibandingkan volume yang diajukan.
Berlianto mencontohkan, terdapat SPBU yang mengajukan pasokan sebanyak 24 kiloliter, tetapi hanya menerima 16 kiloliter, sementara sisanya mengalami penundaan. Kondisi tersebut berkaitan dengan ketersediaan stok BBM yang ada.
Selain distribusi, Pemko Palangka Raya juga ingin memastikan kondisi stok BBM di depo yang menjadi sumber pasokan bagi SPBU di wilayah Palangka Raya. Kepastian ketersediaan stok dinilai penting untuk mencegah antrean kembali terjadi dan menjaga pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....