Kemarau Pengaruhi Hasil Pertanian, Pemko Upayakan Pengendalian Harga dengan GPM
- 13 Agt 2026 09:10 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Musim kemarau mempengaruhi bidang pertanian di wilayah Kota Palangka Raya. Ada beberapa tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran yang kekurangan air sehingga dapat memengaruhi pertumbuhannya.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan berbagai strategi dalam upaya menstabilkan harga pangan agar tidak mengalami kenaikan. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di setiap wilayah Kelurahan di Palangka Raya dan peran dinas maupun instansi terkait diharapkan berbagai kesulitan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dapat teratasi.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kota Palangka Raya, Yusianto, mengatakan saat ini beras masih mengalami kenaikan harga khususnya untuk beras lokal jenis mayang, karang dukuh, naik di kisaran harga Rp20.000-22.00/kg, sementara itu untuk siam pamanukan di kisaran Rp19.000/kg di tingkat pengecer.
Selain itu DPKP Kota memanfaatkan beras pemerintah SPHP di jual dengan harga terjangkau di setiap kegiatan GPM atau melalui agen resmi bulog Kalteng.
Sementara itu untuk cabai rawit, meski harga kembali stabil dan stok masih tersedia namun harga masih diatas harga acuan Pemerintah, Rp80.000 per kilogramnya.
“Semua kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga dapat diperoleh dengan harga murah dan terjangkau melalui gerakan pangan murah (GPM) yang dilaksanakan di beberapa kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya,” katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bakti, mengatakan untuk musim seperti saat ini banyak para petani yang gagal panen akibat beberapa tanaman hortikultura yang kekurangan air sehingga banyak yang mati. Kondisi cuaca turut memengaruhi produksi tanaman jenis tertentu.
Dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Palangka Raya, Pemko Palangka Raya mengencarkan Program GPM di sejumlah Kelurahan, di antaranya Kelurahan Kanarakan, Kameloh Baru, Bereng Bengkel dan Sebangau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....