Pemko Palangka Raya Mengajukan Tambahan Perlengkapan Personil Damkar

  • 07 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya mengajukan tambahan perlengkapan bagi personel pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pengajuan tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi peningkatan potensi kebakaran selama musim kemarau.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan usulan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, BNPB membuka kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mengajukan berbagai kebutuhan penanganan darurat.

“Tadi Kepala BNPB menyampaikan apa yang dibutuhkan segera diajukan. Jadi kalau daerah kekurangan dana maupun kebutuhan lain bisa mengajukan ke BNPB. Semua itu tidak harus menjadi masalah,” kata Fairid, Rabu, 5 Agustus 2026.

Fairid menjelaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini memprioritaskan pengadaan perlengkapan yang dapat mendukung operasional personel pemadam karhutla di lapangan. Peralatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran sekaligus menunjang keselamatan petugas.

“Kita mengajukan peralatan, khususnya kelengkapan personel untuk 12 regu yang saat ini bertugas di lapangan,” ujarnya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kebutuhan operasional penanganan karhutla saat ini masih didukung melalui anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Namun, apabila kebutuhan meningkat seiring kondisi di lapangan, pemerintah daerah akan mengajukan bantuan tambahan kepada BNPB.

Selain itu, Pemko Palangka Raya juga berencana kembali mengusulkan Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) setelah sebelumnya menerima bantuan serupa untuk penanganan pascabencana tahun 2019.

“Palangka Raya sebelumnya mendapatkan bantuan Dana RR pasca 2019. Kami juga akan mengusulkan kembali untuk tahun depan,” ujar Fairid.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat, baik berupa peralatan maupun anggaran operasional, dapat segera terealisasi sehingga kesiapsiagaan personel semakin optimal dan penanganan karhutla di Kota Palangka Raya dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama menjelang puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....