Tuntas Masa Tugas, Dinkes Kobar Lepas Dokter Gigi Internship Angkatan I
- 04 Agt 2026 07:14 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- Dinkes Kobar menggelar evaluasi dan pelepasan 8 dokter gigi PIDGI Angkatan I 2026 setelah tuntas bertugas 6 bulan di RSSI dan Puskesmas.
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar evaluasi sekaligus pelepasan peserta Program Internship Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) Angkatan I Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Aula Bakti Husada Dinkes Kobar, Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan ini menandai berakhirnya masa penugasan delapan dokter gigi internship yang telah mengabdi selama enam bulan, terhitung sejak Februari hingga Juli 2026. Selama penugasan, para peserta menjalani rotasi di wahana Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Puskesmas Natai Palingkau, dan Puskesmas Madurejo.
Kepala Dinkes Kobar, Hardino, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh wahana, dokter pembimbing, dan para peserta yang sukses mengawal pelaksanaan PIDGI di Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wahana dan pembimbing yang telah mendampingi proses pembelajaran peserta internship. Masukan dari para peserta juga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program di masa mendatang," ujar Hardino, Selasa, 4 Agustus 2026.
Hardino menekankan bahwa purnatugas ini merupakan gerbang awal karier profesional bagi para dokter gigi untuk memberikan pelayanan yang mandiri, bermutu, dan mengedepankan keselamatan pasien.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Pelayanan RSSI Pangkalan Bun, dr. Rita Wey, turut memuji kinerja para peserta. Menurutnya, keberadaan dokter gigi internship sangat membantu pelayanan medis, baik di poli gigi maupun melalui kegiatan edukasi Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS).
"Para dokter internship menunjukkan dedikasi yang baik selama bertugas. Selain memberikan pelayanan kepada pasien, mereka juga aktif dalam kegiatan edukasi kesehatan melalui PKRS sehingga memberikan nilai tambah bagi pelayanan di rumah sakit," kata dr. Rita Wey.
Pelepasan ini diharapkan terus memperkuat sinergi antara Pemkab Kobar, fasilitas pelayanan kesehatan, dan institusi pendidikan guna menyokong pembangunan kesehatan daerah yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....