Dinkes Palangka Raya Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Kabut Asap

  • 29 Jul 2026 19:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap seiring memasuki puncak musim kemarau. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak.

Warga juga disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan partikel debu yang dapat memicu gangguan saluran pernapasan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Riduan menjelaskan selain mengedukasi masyarakat, Dinas Kesehatan memastikan koordinasi lintas sektor dalam penanganan dampak kabut asap telah berjalan melalui Tim Penanggulangan Karhutla Kota Palangka Raya.

Setiap instansi telah memiliki tugas dan peran masing-masing dalam menghadapi musim kemarau, sementara Dinas Lingkungan Hidup turut mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. "Pelayanan kesehatan, dari kami Dinas Kesehatan mengoptimalkan layanan promotif, preventif, dan kuratif melalui 11 puskesmas dan 43 puskesmas pembantu yang tersebar di Kota Palangka Raya. Seluruh fasilitas kesehatan disiagakan untuk menangani masyarakat yang mengalami gejala ISPA, sementara pembagian masker kepada kelompok rentan terus dilakukan, ucapnya, Selasa, 28 Juli 2026.

Selain itu, menurut Riduan, Dinas Kesehatan Palangka Raya juga akan terus memantau perkembangan kasus ISPA melalui laporan rutin mingguan sebagai dasar dalam menentukan langkah antisipasi apabila kondisi kabut asap semakin memburuk.

Sementara itu Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, menyampaikan untuk menanggulangi karhutla yang semakin meluas di kota Palangka Raya BPBD Kota menggunakan teknologi modern yakni menggunakan drone untuk memantau titik-titik api dan kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). "Kami menggunakan peralatan modern seperti drone untuk mendeteksi titik api di daerah rawan karhutla,” katanya.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kabut asap, akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, edukasi kepada masyarakat, hingga pembagian masker bagi kelompok rentan sebagai langkah pencegahan penyakit ISPA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....