RSUD Kapuas melalui Radio Siaran Pemda Kapuas, Berikan Edukasi Penyakit Anemia

  • 31 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) kembali mengudara di frekuensi 98,1 FM yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Siaran ini memberikan informasi dan edukasi kesehatan bersama dr. Alvin Hartanto Kurniawan, Sp.PK selaku Dokter Spesialis Patologi Klinik, Pemateri Dwi Widjajanti, SST, selaku Kepala Instalasi Laboratorium, dan didampingi Popo Subroto, SKM, M.I.Kom, selaku Koordinator Unit Promkes RS, serta ditemani Penyiar Radio Diskominfo Kabupaten Kapuas, Kurnianto Suhadi dan M. Nasrullah, mengulas tentang Penyakit Anemia.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Alvin menjelaskan bahwa Anemia kalau di masyarakat luas, dikenal sebagai kurang darah, sebenarnya itu kurang tepat karena darahnya tidak kurang tetapi sel darah atau protein di sel darah atau hemoglobin, itulah yang sebenarnya berkurang, bukan kurang darah.

"Jadi, diluruskan dulu ya, anemia itu adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau kadar hemoglobin di dalam darah lebih rendah dari normal. Hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Jika kadar hemoglobin rendah, pasokan oksigen ke organ-organ tubuh berkurang sehingga tubuh akan terasa lemas, cepat lelah, pucat, dan kadang disertai pusing atau sesak napas," katanya.

Gejala anemia yang paling sering dirasakan adalah 4L, lemah letih lesu cepat lelah. Selain itu, karena kan anemia ini kurangnya pasokan oksigen ke organ-organ, maka akan keluar gejala sebentar-sebentar pusing, kemudian mata berkunang-kunang, wajah tampak pucat, dan pucat bukan karena diberi make up, memang pucat.

Bahkan gejala bila anemia berlangsung cukup berat, bisa bermanifestasi dalam bentuk sesak napas ketika melakukan aktivitas ringan. Itu gejala kalau anemia nya berat.

Sementara itu, pemateri Dwi Widjajanti menambahkan, seseorang akan sadar kalau keluhannya mengarah ke anemia saat hemoglobinnya dalam kondisi rendah sekali. Pada kelompok anemia ringan, mungkin gejala tidak dianggap mengganggu.

Dengan begitu, perlu untuk melakukan pemeriksaan darah di laboratoirum untuk memastikan kondisi anemia. Setelah dilakukan pemeriksaan darah, akan bisa dilihat bagaimana kadar hemoglobinnya utama, serta terdapat data terkait sel darah merah yang bisa memperkuat analisa pemeriksaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....