Edukasi Bahaya Penyakit HIV/AIDS melalui Siaran RSPD Kapuas

  • 22 Mei 2026 20:28 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Seomarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas melakukan edukasi kesehatan terkait penyakit HIV/AIDS, melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD). Dalam program edukasi ini, dilakukan oleh Dokter Umum Madya sekaligus Dokter Penanggung Jawab Pelayanan Klinik VCT, Dokter Lin, Kamis, 21 Mei 2026.

Dalam kesempatan ini, Dokter Lin menjelaskan HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Jika tidak ditangani, virus ini berisiko melemahkan daya tahan tubuh sehingga tubuh mudah terkena penyakit.

Sementara itu, AIDS merupakan tahan lanjutan dari infeksi HIV, khususnya ketika daya tahan tubuh sudah sangat lemah. Dalam hal ini, Dokter Lin menekankan bahwa HIV dan AIDS adalah dua hal yang berbeda. HIV adalah virus penyebab penyakit, sedangkan AIDS terjadi ketika infeksi HIV tidak diobati dan berkembang semakin berat.

Selain itu, Dokter Lin juga mengedukasi masyarakat terkait cara penularan infeksi HIV yang perlu diwaspadai. Infeksi HIV dapat menular melalui hubungan seksual dengan penderita HIV tanpa pengamanan, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah yang terkontaminasi, serta penularan dari ibu penderita HIV ke bayi saat kehamilan, persalinan, atau menyusui, ketika tidak mendapat penanganan medis.

"HIV sering disebut sebagai 'Silent Infection', karena pada tahap awal banyak orang tidak menunjukkan gejala, ketika sudah terinfeksi. Bahkan, seseorang yang terinfeksi HIV, bisa terlihat sehat, aktif, bekerja, dan jarang sakit hingga bertahun-tahun," ujarnya.

Dengan begitu, penyebaran infeksi HIV perlu terus diwaspadai. Salah satu cara pasti yang bisa dilakukan untuk deteksi dini yaitu melalui pemeriksaan tes HIV. Terlebih, bagi orang merasa memiliki risiko, diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan HIV untuk mempercepat penanganan.

Pada kesempatan ini, Dokter Lin juga menegaskan, HIV merupakan penyakit yang belum bisa disembuhkan secara total. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengelola gejala dan kesehatan pasien.

"Saat ini HIV belum bisa disembuhkan total, tetapi bisa dikendalikan dengan obat antiretroviral (ARV). Dengan minum obat secara teratur, orang dengan HIV dapat hidup sehat dan produktif, bahkan dengan pengobatan yang tepat, pola hidup sehat, dan pemeriksaan rutin, orang dengan HIV dapat tetap menjalani hidup seperti biasa," katanya,

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....