Cegah Risiko Kebakaran, Damkar Kobar Cek Sarpras Proteksi Perusahaan
- 31 Jul 2026 04:18 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat melakukan pemetaan serta pendataan sarana proteksi kebakaran di sektor dunia usaha, Rabu, 29 Juli 2026. Langkah preventif ini menyasar PT. Anugerah Tirta Persada di Desa Purbasari, Kecamatan Pangkalan Lada, serta PT. Sarana Sampit Mentaya Utama (SSMU) di Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai.
Pemeriksaan lapangan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kelengkapan alat pemadam api milik perusahaan berfungsi optimal dalam menghadapi situasi darurat. Langkah pemetaan ini dipandang penting untuk menekan potensi kerugian material maupun ancaman keselamatan jiwa para pekerja di area industri.
Dari hasil pendataan di PT. Anugerah Tirta Persada, petugas mencatat ketersediaan enam unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serbuk kimia berkapasitas sembilan kilogram dalam kondisi laik pakai. Sementara itu, kelengkapan di PT. SSMU terpantau sangat memadai dengan tersedianya dua unit Alat Pemadam Api Beroda (APAB) foam 50 kilogram, 18 tabung APAR foam berbagai ukuran, dua unit mesin pompa portabel, serta perlengkapan keselamatan kerja pendukung lainnya.
Kepala Bidang Pencegahan Damkar Kobar, Kananto, menjelaskan bahwa pengecekan fisik ini bertujuan untuk memverifikasi kesiapan alat saat terjadi musibah kebakaran. Pihaknya mengimbau manajemen perusahaan untuk konsisten melakukan perawatan berkala serta melatih keterampilan personel operasional di lapangan.
"Pendataan ini bertujuan untuk memastikan bahwa sarana proteksi kebakaran tersedia, berfungsi dengan baik, dan siap digunakan sewaktu-waktu. Dari hasil pemeriksaan, perusahaan telah memiliki peralatan yang cukup memadai. Namun demikian, kami mengingatkan agar seluruh peralatan tersebut terus dirawat, diperiksa secara berkala, dan didukung dengan peningkatan kemampuan personel dalam mengoperasikan peralatan proteksi kebakaran," kata Kananto.
Selain melakukan inventarisasi sarana, tim Damkar Kobar turut memberikan pembekalan singkat mengenai tata cara pemeliharaan instrumen pemadam api ringan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan respons cepat seluruh karyawan dalam memadamkan titik api awal sebelum membesar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, menegaskan pentingnya komitmen dunia usaha dalam menciptakan iklim kerja yang aman dari bahaya kebakaran. Keberadaan fasilitas pemadam yang lengkap harus diimbangi dengan kepatuhan inspeksi mandiri secara berkelanjutan oleh internal perusahaan.
"Keberadaan sarana proteksi kebakaran yang memadai harus dibarengi dengan komitmen perusahaan dalam melakukan inspeksi, pemeliharaan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pencegahan adalah langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran. Kami mengapresiasi perusahaan yang telah melengkapi fasilitas proteksi kebakaran dan berharap upaya ini terus ditingkatkan sebagai bagian dari budaya keselamatan kerja," kata Dwi Agus Suhartono.
Melalui pendataan berkala ini, Damkar Kobar mendorong seluruh pemilik usaha di Kotawaringin Barat untuk terus memenuhi standar proteksi kebakaran yang berlaku. Sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan mampu melindungi aset industri serta lingkungan sekitar dari potensi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....