Kabut Asap Pekat, Dinas Pendidikan Palangka Raya Terbitkan Surat Edaran

  • 27 Jul 2026 22:28 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mengeluarkan imbauan kepada satuan pendidikan untuk melakukan penyesuaian pembelajaran sebagai langkah antisipasi dampak musim kemarau dan potensi penurunan kualitas udara akibat polusi maupun kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tertanggal 27 Juli 2026 dan ditujukan kepada kepala satuan pendidikan TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta, serta kepala pendidikan nonformal seperti Sanggar Kegiatan Belajar atau SKB dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM se-Kota Palangka Raya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Jayani, mengimbau seluruh warga sekolah menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

"Kebijakan ini menjadi salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi dampak paparan udara yang berpotensi mengalami penurunan kualitas selama musim kemarau," ujarnya, Senin, 28 Juli 2026.

Dinas Pendidikan juga meminta satuan pendidikan meniadakan sementara kegiatan upacara, olahraga, senam bersama, serta kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan apabila terjadi penurunan kualitas udara. Kegiatan tersebut dapat kembali dilaksanakan setelah kondisi udara membaik.

Selain itu, peserta didik diimbau mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperbanyak konsumsi air putih. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tubuh para siswa dan warga sekolah selama menghadapi kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.

Untuk memantau kondisi kualitas udara, satuan pendidikan diminta mengakses informasi melalui laman resmi pemantauan kualitas udara. Dinas Pendidikan juga meminta satuan pendidikan melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi udara di lingkungan masing-masing.

Apabila kualitas udara kembali membaik, aktivitas pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan dapat dilaksanakan seperti semula. Penyesuaian ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah, sekaligus memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....