Kadis DLH Kobar 'Berguru' Manajemen Sampah ke Jakarta Selatan

  • 29 Jul 2026 01:02 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mematangkan strategi pengelolaan sampah dan penataan kota. Di sela agenda kedinasannya di Jakarta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar, Syahyani, menyempatkan diri "berguru" langsung ke petugas kebersihan dan pengelola Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jakarta Selatan, Jumat, 24 Juli 2026.

Momen kunjungan lapangan dan silaturahmi tersebut dimanfaatkan Syahyani untuk menggali best practice atau praktik terbaik manajemen persampahan di ibu kota, yang nantinya bakal disesuaikan untuk diterapkan di Bumi Marunting Batu Arang.

Menariknya, aksi lapangan ini bertepatan dengan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang rutin dihelat setiap Jumat. Di hari yang sama, gerakan serupa juga serentak digelar di tiga titik di Pangkalan Bun, yakni Kelurahan Mendawai, Sidorejo, dan Madurejo.

Dalam dialog hangat tersebut, Syahyani turun langsung menyapa para petugas yang sudah bekerja menyapu jalanan sejak dini hari. Ia membedah pola kerja, pembagian zonasi wilayah, hingga sistem operasional kebersihan di Jakarta Selatan yang berjalan penuh selama 24 jam dengan sistem giliran kerja (shift).

Syahyani mengaku sangat terkesan dengan tingkat kedisiplinan dan manajemen pengawasan personel yang fleksibel mengikuti dinamika kebutuhan di lapangan.

"Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi media pembelajaran langsung di lapangan. Dedikasi para petugas kebersihan yang bekerja sejak dini hari patut diapresiasi. Banyak hal positif yang dapat dipelajari, mulai dari kedisiplinan, pembagian wilayah kerja, hingga manajemen operasional kebersihan," ujar Syahyani.

Menurutnya, pengalaman memantau langsung tata kelola kebersihan di kawasan metropolitan dengan mobilitas tinggi seperti Jakarta Selatan memberikan gambaran nyata yang sangat berharga. Berbagai skema positif yang didapat akan menjadi bahan evaluasi internal DLH Kobar.

"Praktik baik dari Jakarta Selatan akan kita pelajari dan sesuaikan dengan karakteristik wilayah Kobar. Harapannya, hal tersebut dapat mendukung peningkatan efektivitas pengelolaan sampah, pemeliharaan RTH, serta peningkatan kualitas pelayanan kebersihan di Pangkalan Bun," tegasnya.

Lewat adopsi sistem operasional ini, Pemkab Kobar berkomitmen menjaga konsistensi kebersihan lingkungan perkotaan Pangkalan Bun agar makin tertata, asri, dan nyaman bagi warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....