Response Time 12 Menit, Tim Gabungan Kobar Padamkan Kebakaran Sampah di Arsel
- 21 Jul 2026 04:20 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebakaran tumpukan sampah di Jalan Samari 2, RT 26, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Minggu, 19 Juli 2026. Respon kilat armada pemadam ini dilakukan guna menghentikan kobaran api agar tidak merambat ke kawasan permukiman padat penduduk di sekitarnya.
Laporan darurat diterima Mako Damkar pada pukul 11.18 WIB dari warga setempat bernama Syahrul Wahyudi yang melihat kobaran api membumbung. Menanggapi panggilan tersebut, Regu III Damkar Kobar langsung meluncur ke lokasi dengan response time 12 menit dan langsung melakukan pemblokiran titik api menggunakan armada unit suplai 013.
Berdasarkan hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, pemicu kebakaran diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja tanpa pengawasan. Terik cuaca yang cukup cerah serta embusan angin kencang membuat material kering di sekitarnya sangat mudah tersulut dan mempercepat perluasan area terbakar.
Merespons insiden ini, Kepala Dinas Damkar Kobar melalui Kabid Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana, Fahliansyah, mengimbau masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar sampah secara sembarangan. Pihaknya menegaskan bahwa tindakan asal bakar material di musim kemarau sangat rentan memicu bencana kebakaran yang lebih besar.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar tumpukan sampah tanpa pengawasan. Api yang terlihat kecil dapat dengan cepat merambat ke lahan maupun permukiman apabila tertiup angin. Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari terjadinya kebakaran yang lebih besar," ujar Fahliansyah.
Di samping itu, Fahliansyah turut melayangkan apresiasi tinggi atas kepekaan warga yang proaktif melaporkan potensi bahaya secara dini ke markas pemadam. Kecepatan informasi dari masyarakat dinilai menjadi kunci utama keberhasilan petugas dalam mengendalikan api sebelum meluas dan memakan korban jiwa maupun harta benda.
"Respons cepat dari masyarakat sangat membantu proses penanganan. Kami mengajak seluruh warga untuk segera menghubungi Damkar apabila menemukan potensi kebakaran, sehingga dapat ditangani sedini mungkin," tambahnya.
Dalam penanganan darurat ini, Damkar Kobar menggalang kolaborasi taktis bersama unsur BPBD, Manggala Agni, Tagana, Huma Singgah Itah, hingga jajaran Polres Kobar. Sinergi antarsatuan di lapangan ini menjadi kunci utama keberhasilan pemadaman hingga lokasi dinyatakan aman sepenuhnya sebelum personel kembali ke markas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....