Kaltana Palangka Raya Siaga Hadapi Ancaman Karhutla
- 27 Jul 2026 08:42 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Seiring ditetapkannya status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya, maka setiap kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah telah menyiagakan tim Kelurahan Tangguh bencana (Kaltana). Hal ini dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan, melakukan sosialisasi mitigasi bencana melalui edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana serta penganggaran dana penanggulangan bencana, baik prabencana, saat bencana, dan pascabencana.
Selain itu juga penyediaan Posko Kelurahan Tangguh Bencana mencakup pembentukan posko sebagai langkah menyiapkan rencana evakuasi dan perlengkapan darurat. Ketua Kaltana Kelurahan Petuk Katimpun, Iyul, mengatakan di kelurahannya peran aktif Kaltana bersinergi dengan tim lainnya yakni TSAK (Tim Serbu Api Kelurahan) dan MPA (Masyarakat Peduli Api).
"Kelurahan di Kota Palangka Raya berfungsi sebagai pusat kesiapsiagaan dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana berkolaborasi pula dengan BPBD Kota dan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah untuk bersama meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana musim kemarau tahun ini,” ucapnya, Minggu 26 Juli 2026.
Selaku Ketua Kaltana, Iyul, mengharapkan kesadaran masyarakat dan pihak terkait bersinergi mengatasi risiko bencana dan langkah-langkah preventif yang perlu diambil. Karena dukungan dan komitmen pemerintah sangat penting dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat khususnya di Kelurahan rawan bencana di Palangka Raya dan terdampak kebakaran hutan dan lahan maupun permukiman.
Sementara itu Lurah Kameloh Baru, Rulissantie, mengatakan meski wilayahnya merupakan daerah rawan bencana namun tim Kaltana telah siaga untuk mengatasi kebencanaan yang terjadi di Kameloh baru, yang dibentuk oleh BPBD Kota Palangka Raya. "Meski Kelurahan Kameloh rawan bencana seperti banjir namun kesiagaan kami tetap berjalan melalui peran Kaltana,” katanya.
Beberapa Kelurahan di Kota Palangka Raya, yang kerap mengalami bencana banjir, karhutla maupun kebakaran permukiman di antaranya Kelurahan Lahandut, Menteng, Bukit Tunggal, Palangka, Kameloh Baru, Bereng Bengkel dan Sabaru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....