Pemprov Kalteng Siapkan Bangunan Huma Betang Raksasa Senilai Rp130 Miliar

  • 25 Jul 2026 20:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini sedang mengerjakan proyek pembangunan Huma Betang berskala raksasa yang diproyeksikan menjadi pusat peradaban sekaligus simbol kebanggaan masyarakat Dayak. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp130 miliar dari APBD Provinsi Kalteng tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2027.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kalteng, Juni Gultom, mengatakan bangunan yang mengusung arsitektur tradisional tersebut dirancang dengan daya tampung mencapai kurang lebih 8 ribu orang. Huma Betang nantinya diharapkan dapat menjadi tempat pelaksanaan berbagai pertemuan besar masyarakat Dayak dari seluruh dunia.

Menurut Juni, pembangunan Huma Betang juga memiliki makna strategis sebagai simbol kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah. Keberadaan bangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi pusat peradaban masyarakat Dayak di Kalimantan.

"Proyek pembangunan Huma Betang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, eks bangunan Dinas Kehutanan Kalteng. Pembangunan dilaksanakan secara bertahap selama dua tahun anggaran, yakni pada 2026 dan 2027,” ucapnya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Juni menjelaskan, pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan pada akhir 2027. Dengan demikian, Huma Betang diharapkan mulai dapat difungsikan dan ditempati pada awal 2028.

Pembangunan Huma Betang sepenuhnya dibiayai melalui APBD Provinsi Kalimantan Tengah. Dari total anggaran sekitar Rp130 miliar, pemerintah daerah telah mengalokasikan sekitar Rp36 miliar untuk pelaksanaan tahap pertama pada 2026. Sementara sisa anggaran akan dialokasikan untuk penyelesaian pembangunan pada 2027.

Sementara itu, saat ditanya mengenai progres rehabilitasi Stadion Tuah Pahoe, Juni Gultom belum memberikan keterangan lebih lanjut. Ia menegaskan pembahasan saat ini difokuskan pada pembangunan Huma Betang sebagai salah satu proyek strategis daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....