Sukses Kendalikan Karhutla, BPBD Kobar Raih Penghargaan dari Polres
- 02 Jul 2026 05:19 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerima penghargaan bergengsi dari Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Barat. Apresiasi ini diberikan atas kontribusi nyata BPBD dalam memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Kotawaringin Barat, Theodorus Priyo Santosa, pada upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Markas Polres Kotawaringin Barat, Rabu, 1 Juli 2026.
Seremonial ini menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif jajaran TRC BPBD Kobar dalam menyokong upaya pencegahan, penanggulangan, dan pengendalian karhutla melalui sinergi kokoh bersama Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga relawan kemanusiaan. Kolaborasi ini dinilai berkontribusi signifikan dalam meminimalkan dampak asap dan menjaga keselamatan ekosistem di Kobar.
Sepanjang tahun 2026, BPBD Kobar konsisten terlibat aktif dalam berbagai operasi penanganan karhutla. Agenda yang digulirkan mencakup patroli terpadu, operasi pemadaman dini di lapangan, sosialisasi regulasi, hingga edukasi mitigasi kebencanaan kepada masyarakat guna menghadapi ancaman kemarau panjang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat, Reneli, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas pengakuan yang diberikan oleh institusi kepolisian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh personel di lapangan.
"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan koordinasi, kesiapsiagaan, dan pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan," ujar Reneli.
Reneli menambahkan, keberhasilan dalam mereduksi angka kasus karhutla tidak dapat diklaim oleh satu instansi saja. Perlu ada jalinan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk kesadaran hukum masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Ke depan, BPBD Kobar berkomitmen untuk terus melahirkan inovasi taktis dan memperluas kerja sama lintas sektor dalam upaya mitigasi kebencanaan. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan ketahanan daerah terhadap bencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup.
BPBD Kobar juga mengimbau warga agar tetap melipatgandakan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau 2026. "Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan indikasi titik api melalui kanal komunikasi resmi BPBD agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ucap Reneli, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....