BPBD Kota Palangka Raya Ajak Masyarakat Waspada dan Aktif Mitigasi Bencana
- 29 Jun 2026 20:05 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya mitigasi bencana sebagai langkah utama dalam mengurangi risiko bencana alam, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) banjir dan lainnya.
Plt. Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, menyampaikan bencana kerap dipicu oleh aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan dan kerusakan lingkungan, sehingga upaya pencegahan harus menjadi prioritas melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor.
Hendrikus Satria Budi menjelaskan BPBD sebagai koordinator penanggulangan bencana tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah, instansi terkait, serta masyarakat menjadi kunci dalam menyusun langkah antisipasi menghadapi musim kemarau maupun musim hujan.
”Kita perlu perecanaan yang baik sebagai fondasi penting agar penanganan bencana dapat berjalan efektif, sesuai tugas dan fungsi masing-masing pihak,” katanya, Minggu 28 Juni 2026.
Sementara itu, Koordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Anton Budiyono, mengatakan prediksi BMKG belum berubah, yakni puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus, sementara kondisi paling kering diprediksi berlangsung pada September sebelum musim hujan tiba sekitar Oktober 2026 ini.
”Peringatan dini terkait potensi dampak El Nino telah dikeluarkan BMKG sejak tiga bulan terakhir, wilayah selatan Kalimantan Tengah, seperti sebagian Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, telah memasuki musim kemarau sejak akhir Mei,” ucapnya.
Masyarakat diminta tetap waspada tanpa perlu panik serta mengikuti setiap informasi cuaca yang disampaikan BMKG sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya risiko kebencanaan seperti karhutla.
Untuk mengatasi kebencanaan yang terjadi di saat ini, masyarakat di imbau untuk tetap waspada rerhadap berbagai kejadian bencana yang terjadi baik banjir maupun Karhutla masyarakat diminta tetap waspada tanpa perlu panik serta mengikuti setiap informasi cuaca yang disampaikan BMKG saat kebencanaan terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....