Dinsos Kobar Gerak Cepat Tangani Warga Cedera Patah Kaki yang Terlantar di Kumai
- 15 Jun 2026 20:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan penjemputan dan penanganan terhadap seorang pria berinisial S (33) yang ditemukan terlantar dalam kondisi mengalami patah kaki di wilayah Kecamatan Kumai, Jumat, 12 Juni 2026.
Setelah menerima laporan dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Kumai Hilir, tim Dinas Sosial Kobar langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penjemputan. Selanjutnya, S dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun guna mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
Selain memastikan penanganan kesehatan, Dinas Sosial juga melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Barat untuk melakukan penelusuran data identitas serta verifikasi kepesertaan BPJS Kesehatan milik yang bersangkutan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, S harus menjalani rawat inap sebagai persiapan tindakan operasi pada kaki yang mengalami patah tulang akibat kecelakaan kerja.
Dari keterangan yang disampaikan kepada petugas, S mengaku mengalami kecelakaan kerja saat bekerja di sebuah tambang emas di wilayah Palangka Raya pada Mei 2026. Saat itu, kakinya tertimpa batu hingga mengalami patah tulang dan sempat mendapatkan penanganan di sebuah klinik setempat.
S kemudian dijanjikan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Namun, setibanya di Kumai pada awal Juni 2026, ia justru ditinggalkan tanpa pendampingan. Seluruh dokumen penting miliknya, seperti KTP, Kartu Keluarga, kartu BPJS Kesehatan, hingga telepon genggam, juga tidak berada dalam penguasaannya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Plt. Kepala Bidang Penanganan Bencana, Saini, menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami S dan memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan hingga proses penanganan selesai.
“Setelah kondisi kesehatan Saudara S stabil dan dinyatakan dapat pulang oleh pihak rumah sakit, kami akan memfasilitasi pemulangannya ke Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Saat ini kami juga sedang berupaya menelusuri dan menjalin komunikasi dengan pihak keluarga untuk mempersiapkan proses pemulangan yang bersangkutan,” ujar Saini.
Melalui penanganan terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga terlantar yang memerlukan bantuan dan penanganan segera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....