Diskominfosantik Kalteng Perkuat Kampanye GERMAS Melalui Komunikasi Publik
- 05 Jun 2026 20:19 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Dukungan tersebut dilakukan melalui penguatan komunikasi publik, literasi digital, dan optimalisasi berbagai kanal informasi pemerintah.
Komitmen tersebut disampaikan narasumber Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Rikah Mustika, saat kegiatan koordinasi dan pembinaan teknis kepada Dinas Kesehatan kabupaten dan kota. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Barito, Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam paparannya, Rikah menekankan bahwa keberhasilan GERMAS tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program kesehatan. Efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan perilaku hidup sehat.
“GERMAS bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bermanfaat. Melalui komunikasi publik dan pemanfaatan teknologi digital, kita berupaya menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang lebih mudah dijangkau dan dipahami,” ujarnya, Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Diskominfosantik memiliki peran strategis dalam mendukung GERMAS melalui empat pilar utama. Pilar tersebut meliputi diseminasi publik, literasi digital, penguatan media pemerintah, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Rikah, tantangan yang dihadapi saat ini antara lain masih beragamnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan. Selain itu, maraknya penyebaran hoaks di ruang digital dan luasnya wilayah Kalimantan Tengah menjadi tantangan tersendiri dalam penyebarluasan informasi kesehatan.
Untuk mendukung kampanye GERMAS, Diskominfosantik telah melakukan berbagai upaya komunikasi publik. Di antaranya melalui pemberitaan pada portal MMCKalteng, pemanfaatan podcast pemerintah daerah, penyebaran informasi melalui media sosial dan videotron, serta penyusunan infografis edukasi kesehatan.
“Keberhasilan GERMAS tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama dari pemerintah, tenaga kesehatan, media, komunitas, hingga masyarakat untuk menyebarkan informasi positif dan mendukung pola hidup sehat,” katanya.
Rikah menambahkan, keberhasilan kampanye GERMAS dapat diukur dari meningkatnya literasi masyarakat terhadap informasi kesehatan. Selain itu, peningkatan kesadaran hidup sehat dan partisipasi masyarakat dalam berbagai program kesehatan juga menjadi indikator penting.
Melalui sinergi antara sektor kesehatan dan komunikasi publik, kampanye GERMAS diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, dapat terwujud masyarakat Kalimantan Tengah yang sehat, produktif, dan cerdas dalam menerima serta memilah informasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....