Latsar CPNS Kalteng 2026 Resmi Ditutup

  • 22 Mei 2026 20:46 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang VI Gelombang 2 dan 3 Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi ditutup di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, Jumat, 22 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Sunarti menegaskan bahwa Pelatihan Dasar CPNS bukan sekadar formalitas administratif. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi gerbang pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional dan berintegritas.

“Saudara-saudara tidak sedang dilatih menjadi pegawai biasa. Saudara sedang ditempa untuk menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan tahan terhadap tekanan sistem birokrasi yang kompleks,” ujarnya.

Sunarti menambahkan, Latsar CPNS merupakan sarana penting dalam membentuk karakter, sikap, dan pola pikir ASN. Para peserta diharapkan mampu bekerja secara profesional serta tulus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelatihan Dasar ini bukan sekadar pemenuhan syarat administrasi pengangkatan PNS, tetapi sarana penting membentuk karakter, attitude, dan mindset Aparatur Sipil Negara yang berintegritas, profesional, dan tulus melayani,” ucapnya.

Menurutnya, birokrasi saat ini tengah menghadapi era transformasi besar yang menuntut pelayanan publik lebih cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong digitalisasi pelayanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Ia berharap seluruh alumni Latsar CPNS mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Para ASN baru diminta menghadirkan inovasi dan tidak hanya menjalankan rutinitas birokrasi semata.

“Bawalah inovasi, bukan sekadar rutinitas. Revitalisasi sistem, bukan hanya menjalankan sistem yang salah,” katanya.

Sunarti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Menurutnya, keberhasilan Latsar CPNS tidak hanya diukur dari kelulusan peserta, tetapi juga perubahan kinerja setelah kembali ke instansi masing-masing.

“Jangan jadi ASN yang nyaman di zona aman. Jadilah ASN yang berani berpikir, berani bertindak, dan berani bertanggung jawab,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah Ida Suharti Ningsih, kepala perangkat daerah, kepala BKPSDM kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, widyaiswara, serta peserta Latsar CPNS Tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....