Inilah Daftar Desa di Kobar Peraih Penghargaan Jamsostek Terbaik 2025

  • 06 Mei 2026 05:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang dinilai sukses mendukung perlindungan tenaga kerja melalui program jaminan sosial. Penghargaan bertajuk Anugerah Desa Terbaik Tahun 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kobar, Suyanto, di Aula Kiai Gede Kantor Bupati, Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kobar, Aida Lailawati, menjelaskan bahwa penghargaan ini ditujukan bagi desa yang memiliki dedikasi tinggi mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

"Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan penghargaan kepada desa-desa yang telah berkomitmen dan aktif dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek," ujar Aida Lailawati saat menyampaikan laporannya.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Kobar hingga triwulan I tahun 2026, cakupan kepesertaan telah mencapai 61.568 pekerja. Sebanyak 2.979 pekerja di antaranya mendapatkan pembiayaan melalui APBD dan APBDes, dengan 11 desa tercatat telah mendaftarkan pekerja rentan secara mandiri.

Desa Dawak berhasil meraih predikat Juara 1 sebagai desa terbaik dalam mendukung program ini, disusul Desa Natai Baru di posisi kedua, dan Desa Riam Durian di posisi ketiga. Sementara itu, peringkat Harapan 1 hingga 3 secara berurutan diraih oleh Desa Sakabulin, Desa Tanjung Terantang, dan Desa Pangkalan Banteng.

Wakil Bupati Kobar, Suyanto, menyebutkan bahwa saat ini angka Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Kobar berada pada kisaran 53 persen. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk terus meningkatkan angka tersebut demi kesejahteraan para pekerja.

"Dengan jumlah iuran yang relatif terjangkau, seharusnya pilihan untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan Jamsostek harus terus ditingkatkan," Suyanto menjelaskan.

Pemkab Kobar menargetkan kenaikan cakupan perlindungan sosial secara signifikan sepanjang tahun 2026. Suyanto pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi demi mencapai target perlindungan yang lebih luas.

"Diperlukan kerja sama yang sinergis antara Pemerintah Daerah, masyarakat, dan BPJS Ketenagakerjaan agar target ini dapat terwujud," ia melanjutkan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi program oleh tim BPJS Ketenagakerjaan guna memperluas pemahaman aparatur desa mengenai manfaat jaminan kecelakaan kerja dan kematian bagi masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....