Toko Buah di Kumai Ludes Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik Kulkas

  • 20 Apr 2026 01:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) yang dijadikan toko buah di Jalan Bendahara RT 08, Kelurahan Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu, 19 April 2026 dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.05 WIB saat sebagian besar warga tengah terlelap.

Regu 2 dari Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar yang menerima laporan melalui sambungan WhatsApp, segera mendatangi lokasi kebakaran. Sebanyak lima unit armada pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman serta pendinginan untuk melokalisir kobaran api.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan petugas menjadi faktor kunci api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut. Dengan response time sekitar 13 menit, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain

"Kami menerima laporan dini hari dan tim langsung bergerak. Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga tidak merembet ke bangunan lain," ujar Dwi Agus.

Berdasarkan laporan sementara, kebakaran ini mengakibatkan satu unit ruko toko buah mengalami kerusakan berat. Tidak hanya bangunan, satu unit sepeda motor yang berada di lokasi juga turut ludes terdampak api.

Dari keterangan korban, sumber api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) pada kulkas penyimpanan buah yang masih terhubung dengan aliran listrik. Terkait kejadian ini, Dwi Agus mengimbau masyarakat untuk lebih teliti terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, terutama peralatan yang tetap terhubung saat tidak digunakan," ia menambahkan.

Upaya penanganan ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Polsek Kumai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonedia (PMI) Kotawaringin Barat, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Kumai, hingga relawan Indonesia Escort Ambulance (IEA).

Meski kerugian material ditaksir cukup besar, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas telah melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum kembali ke Mako Damkar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....