Bupati Pulang Pisau Apresiasi Festival Literasi Harati 2026 Inisiasi BI

  • 09 Apr 2026 17:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Festival Literasi Harati 2026 yang digagas oleh Bank Indonesia (BI). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan literasi digital di Bumi Handep Hapakat.

Pembukaan festival yang berlangsung di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) pada Kamis, 9 April 2026 ini menyasar para pelajar sebagai motor penggerak ekonomi baru. Bupati menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi di tengah arus digitalisasi yang masif.

Dalam arahannya, Bupati Ahmad Rifa’i menyatakan bahwa tema Connected of Literacy: Building Future Ready Communities memiliki pesan kuat untuk membangun masyarakat yang adaptif. Literasi dianggap sebagai jembatan utama yang menghubungkan masyarakat dengan peluang ekonomi serta pemahaman teknologi finansial.

"Melalui Festival Literasi Harati ini, kami dari pemerintah daerah berharap para pelajar bisa semakin cerdas dalam memilah informasi di tengah arus digital," kata Ahmad Rifa’i.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Bank Indonesia menunjukkan bahwa literasi merupakan tanggung jawab lintas sektor. "Bank Indonesia telah membuktikan bahwa literasi bukan hanya tugas sektor pendidikan, tetapi juga krusial dalam memperkuat ekonomi digital dan inklusi keuangan masyarakat," ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Satrio Febrino, menjelaskan bahwa Pulang Pisau merupakan kabupaten pertama dalam rangkaian Festival Literasi Harati 2026. Program ini nantinya akan berlanjut ke Kabupaten Murung Raya, Barito Selatan, Gunung Mas, hingga menjangkau seluruh 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kerja sama ini diharapkannya tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong peningkatan pendapatan daerah melalui pemanfaatan literasi digital secara produktif oleh generasi muda.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 siswa dari tingkat SMA, SMK, dan MAN se-Kabupaten Pulang Pisau. Menurutnya, esensi literasi melampaui kemampuan baca tulis, yakni mencakup kemampuan mengolah informasi secara bijak.

"Literasi adalah kemampuan berpikir kritis yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ucap Sri Putri Pratiwi.

Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dikatakan Sri berkomitmen meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Ia berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari para pegiat literasi dan narasumber yang hadir untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar, menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, dan berinovasi," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....